Suara.com - Pada 10 hari yang lalu, Kangen Band telah melayangkan somasi kepada label TA Pro, tempat Kangen Band bernaung.
Namun, Razman, kuasa hukum Kangen Band, balasan somasi dari TA Pro belum memuaskan.
"Tadi malam berkat dari somasi kita, TA Pro sudah balas. Tapi kita tidak puas dengan balasan itu, makanya kita datang hari ini ke kantor polisi," ujar Razman kepada media di Mapolresta Depok, Selasa (3/10/2017).
Razman menegaskan, hanya satu yang dibalas oleh TA Pro. Bahkan, TA Pro sama sekali tak mau menyelesaikan kewajiban kepada band asal Lampung itu.
"Satu contoh adalah di sini menyatakan bahwa pihak TA Pro tidak pernah menghalang-halangi. Tidak pernah melarang pihak Kangen band untuk melakukan pekerjaan atau manggung di tempat yang lain," ucapnya.
"Padahal jelas-jelas Kangen Band, tujuh orang itu tanda tangan, minta resign dan itu ditolak. Tapi faktanya di sini menyatakan bahwa mereka tidak pernah melarang dan itu malah dianggap mengada-ngada, padahal suratnya ada bahwa mereka melarang," ujarnya.
Kangen Band mengaku rugi Rp2 miliar karena aturan yang dibuat TA Pro. Kangen Band juga tak mendapat royalti dari lagu yang dibuat maupun saat manggung di beberapa kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi