Suara.com - Medina Zein dan Lukman Azhari, pasangan suami istri yang merupakan adik Ayu Azhari, baru saja mengalami penipuan yang dilakukan oleh Herman yang merupakan anak buah keduanya. MZ travel adalah perusahaan jasa travel milik Medina dan Lukman dan diserahkan kepada Herman yang dipekerjakan sebagai manajer di perusahaan tersebut.
Menurut Razman Arif Nasution, selaku kuasa hukum Medina dan Lukman, Herman telah melakukan penipuan dengan pemalsuan dokumen berupa tiket. Total kliennya dirugikan sebesar Rp5-10 miliar.
"MZ Travel yang ownernya adalah ibu Medina Zein dan Lukman Azhari ini ditipu oleh manajernya di perusahaan yang namanya Herman. Saudara Herman ini melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen, dalam hal ini pemalsuan tiket dan juga pemalsuan dan penggelapan yang menyebabkan penggelapan tidak kurang dari Rp5,7 bahkan Rp10 miliar," ucap Razman di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2018).
Untungnya, kata Razman, Herman saat ini sudah diamankan pihak Kepolisian Bandara Soekarno Hatta. Saat itu, jamaah yang akan berangkat ketahuan tiketnya palsu sehingga terselamatkanlah kliennya dari perbuatan menelantarkan jamaahnya.
"Sepertinya modusnya itu ada yang bantu dari pihak lain. Terungkapnya pada satu waktu bulan Desember itu fiksi sent, sehingga orang berangkat itu disitu ketahuan bahwa tiketnya palsu dan hampir saja. Kalau misalnya tidak tertangkap saudara Herman saat itu, maka patut diduga MZn Travel lah yang menelantarkan jamaahnya," kata Razman.
Lukman menambahkan, total jumlah tiket yang telah dipalsukan berjumlah 72 tiket. Tapi sisanya hanya dibuatkan invoice saja oleh Herman dengan kop surat dari vendor yang bekerjasama dengan perusahannya, tetapi nomor rekening bukan dari rekening vendor.
"Kalau yang tertangkap tangan ada 72 tiket, tapi yang bulan Januari-Februari itu oleh yang bersangkutan tidak diberikan tiket. Tapi yang bersangkutan ini ia membuat modusnya membuat invoice. Kop suratnya benar vendor yang bersangkutan tapi nomor rekening bukan dari rekening vendor. Jadi, uang itu tidak sampai ke rekening vendor yang bersangkutan. Dia membuat 1 PT dan rekening PT itu yang dipakai di kop surat," beber Lukman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan