- Satpam proyek MRT Jakarta Pusat Fiktor Harefa menemui Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bandung.
- Fiktor menolak tawaran pekerjaan dari Dedi Mulyadi.
- Sebelumnya, Fiktor menjadi sorotan publik akibat perselisihan dengan tiga anggota kepolisian yang mengendarai mobil di Bundaran HI.
Suara.com - Satpam proyek konstruksi MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Fiktor Harefa, menolak tawaran pekerjaan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Fiktor mengaku lebih memilih bertahan di pekerjaannya saat ini karena sudah merasa nyaman.
Fiktor sebelumnya memenuhi undangan Dedi Mulyadi ke Gedung Sate, Bandung, pada Sabtu (25/7/2026). Namun, ia memutuskan tidak menerima tawaran tersebut.
“Sudah cukup nyaman sama orang-orangnya juga, sudah enak sih di sini, mau membereskan yang di sini,” kata Fiktor saat dihubungi, Rabu (29/7/2026).
Pria yang menjabat sebagai Komandan Regu (Danru) pengamanan proyek konstruksi MRT itu mengatakan dirinya juga sudah cukup puas dengan pekerjaannya meski masih berstatus pekerja alih daya (outsourcing).
Fiktor kembali bekerja sejak Senin (27/7/2026), setelah sebelumnya menjadi sorotan akibat perselisihan dengan tiga polisi yang mengendarai mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI.
Sebelum bekerja sebagai satpam proyek MRT pada April 2026, Fiktor mengaku sempat lama tidak memiliki pekerjaan tetap. Selama menganggur, ia membantu usaha konter telepon seluler milik saudaranya di Jakarta Barat sambil mencari pekerjaan.
“Akhirnya saya diterima kerja jadi petugas keamanan di situ, di konstruksi proyek MRT,” tuturnya.
Terkait undangan dari Dedi Mulyadi, Fiktor mengaku awalnya dihubungi melalui WhatsApp oleh staf gubernur.
Baca Juga: Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Karena khawatir menjadi korban penipuan, ia meminta panggilan video langsung dengan Dedi Mulyadi untuk memastikan keaslian undangan tersebut.
“Memastikan kalau benar apa nggak,” ungkapnya.
Setelah yakin, Fiktor berangkat seorang diri ke Bandung dengan menyewa mobil untuk memenuhi undangan tersebut.
Meski akhirnya menolak tawaran pekerjaan, ia tetap datang sebagai bentuk penghormatan atas apresiasi yang diberikan Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, Fiktor menjadi perhatian publik setelah berselisih dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Hotel Pullman, Jakarta Pusat.
Polisi kemudian mengungkap pengemudi kendaraan tersebut merupakan anggota Polda Jawa Barat.
Dugaan pelanggaran etik kini ditangani Subbid Propam Polda Jawa Barat, sedangkan dugaan pelanggaran lalu lintas diusut Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
New York Groceries, Koperasi Desa Ala Amerika Punya Tujuan Jelas, Harga Hemat dan Bermanfaat
-
Jatim Media Summit 2026: Menkraf Sebut Jatim Punya Modal Jadi Lokomotif Ekonomi Kreatif Nasional
-
Anggota DPR Deddy Sitorus Usir Wartawan yang Liputan, Sebut 'Kalian Rombongan Sirkus'
-
El Nino Tahun Ini Diperkirakan Terkuat dalam 150 Tahun Terakhir, Apa Dampaknya?
-
Prabowo Jajal Kereta Mewah Nusantara Explorer, Intip Kemewahan Luxury Sleeper Train Buatan KAI
-
Honda Banting Harga Cicilan Brio Cuma Rp1 Juta di GIIAS 2026
-
Pilot Malaysia Tertangkap Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta, Disimpan dalam Koper Kru
-
Cara Pandang Gen Z pada Dunia Kerja Bergeser, IPK Tinggi Bukan Lagi Jaminan
-
Jadi Juri NUSANTARA SPOTLIGHT 2026, Bunga Jelitha Tekankan Pentingnya Attitude Bagi Model
-
Justin Hubner Dilarang Fortuna Sittard Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026,