Suara.com - Aktris peran Dewi Sandra menolak dijuluki sebagai salah satu wanita inspiratif di Indonesia. Alasannya, Dewi Sandra merasa tidak cocok disebut sebagai panutan karena masih perlu banyak belajar.
"No no no no nggak banget. Gue juga manusia biasa, punya banyak kesalahan, lagi sedang belajar," katanya di Conclave, Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3/2018).
Bagi Dewi Sandra, perubahaan sikap setiap orang itu bergantung dengan diri sendiri. Ia hanya senang berbagi pengalaman positif kepada orang lain.
"Aku nggak ada tujuan untuk menggurui atau mengajak orang untuk melakukan hal baik. Karena pada akhirnya semua orang akan melakukan sesuatu berdasarkan keinginannya sendiri," ucap Dewi Sandra.
"Saya cuma ingin berbagi berdasarkan pengalaman bahwa kalo kita melakukan sesuatu dengan baik Insya Allah hasilnya juga akan baik," sambung istri Agus Rahman lagi.
Padahal Dewi Sandra mengaku cenderung membagikan kisah inspiratif orang lain ketimbang dirinya sendiri ketika terpilih sebagai pembicara di sebuah acara talkshow. Pemain Ayat Ayat Cinta 2 menilai cara itu jauh lebih efektif.
"Untuk memberikan motivasi itu kan sebenernya aku berusaha mendapat motivasi dari orang itu. Karena sadar nggak sadar misalnya orang lagi duduk dengerin ceritanya masing-masing, 'Gila ini orang keren banget ya' cuma kesempatannya tidak ada untuk sharing," tutur Dewi Sandra.
"Bahkan di Instagram aku suka sharing pengalaman orang bukan pengalaman ku sendiri. Aku rasa kadang-kadang yang menjadi suara dan memilih apa yang kita mau sampaikan itu penting," lanjutnya lagi.
Baca Juga: Hasil Lengkap NBA Hari Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap