Suara.com - Romansa tentang cinta pertama memang selalu menarik untuk dikupas. Namun tak sekedar cinta pertama, Midnight Sun menghadirkan kisah cinta pertama sekaligus terakhir Katie Price yang diperankan Bella Thorne.
Katie digambarkan sebagai remaja 18 tahun yang mengidap penyakit langka Xenoderma Pigmentosum. Penyakit ini membuat Katie tak bisa terkena sinar matahari sedikit pun. Sehari-hari Ia menghabiskan waktu di siang hari untuk istirahat dan terjaga di sepanjang malam.
Sedari kecil, Katie hanya diasuh oleh sang ayah, Jack yang diperankan oleh Rob Riggle, karena ibunya telah wafat akibat kecelakaan. Untuk sekolah, Katie pun menjalani pendidikan home schooling, praktis hal ini membuatnya tak memiliki banyak teman. Hanya Morgan (Quinn Shephard) yang setia menemani Katie saat sedih dan senangnya, termasuk ketika Katie mulai jatuh cinta.
Sebenarnya, sejak kecil Katie selalu memperhatikan Charlie Patrick Schwarzenegger melewati depan rumahnya dengan papan skateboard dari balik jendela khususnya. Lagi-lagi penyakit yang dideritanya menjadi halangan bagi Katie untuk bisa mengenal lebih jauh sosok Charlie.
Hingga suatu hari pada malam kelulusannya, Katie yang mendapat bakat bermain gitar dari mendiang sang ibu ini meminta izin pada ayahnya untuk tampil bernyanyi di stasiun kereta favoritnya. Tak disangka malam itu menjadi saksi pertemuan Katie dan lelaki idamannya sejak usia 7 tahun.
Charlie yang asing dengan sosok Katie pun memperkenalkan diri. Sayangnya, momen pucuk dicinta ulam tiba ini membuat Katie salah tingkah dan meninggalkan buku diarinya. Namun hal inilah yang membuat Katie dan Charlie semakin dekat dan menjalin hubungan yang lebih serius.
Namun hal ini belum membuat Katie mau mengungkapkan kondisi sebenarnya pada Charlie. Hingga akhirnya pada suatu malam, mereka berkencan sampai lupa waktu dan matahari mulai terbit. Akankah, romansa Katie dan Charlie berakhir bahagia? Temukan jawabannya dengan menyaksikan film Midnight Sun di bioskip Indonesia pada pekan depan, ya!
Berita Terkait
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
No Place to Be Single, Alasan Kota Kecil Selalu Cocok untuk Film Romantis
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Diseret Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah: Namaku Clickbait Banget
-
Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar
-
Dituduh Zalimi Pekerja hingga Viral, Selebgram Sindy HVT Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Demi Kelancaran Syuting Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Anggy Umbara Pakai Jasa Dukun Lokal
-
Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan
-
Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim