Suara.com - Gatot Brajamusti baru saja menyelesaikan pembacaan nota pembelaan atau pledoi untuk kasus senjata api dan satwa liar ilegal yang dimilikinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018). Pledoi ini merupakan tanggapan Gatot atas tuntutan tiga tahun penjara yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Awalnya Gatot tampak biasa saja membacakan pledoi tersebut. Tetapi air mata tak lagi bisa ia bendung saat ia mulai berbicara soal keluarganya.
Gatot teringat kondisi anak-anaknya yang masih kecil-kecil dan membutuhkan sosok ayah untuk tumbuh kembangnya. Pemain film DPO itu merasa berdosa dengan keluarganya karena tingkah lakunya selama ini.
"Untuk istri saya, terkadang saya berpikir begitu besar dosa saya, begitu besar rasa kasih sayang mereka melihat apa yang saya lakukan. Sehingga membuat anak-anak saya dan istri saya harus ikut menderita dan malu terhadap dunia, dengan apa yang saya jalani, dengan perkara yang membuat saya berada di balik jeruji besi," tutur Gatot.
Tangis Gatot semakin menjadi karena memikirkan keluarganya yang hidup dari nafkahnya. Makanya Gatot ingin diberi hukuman minimal, agar bisa kembali ke keluarganya dan menjadi tulang punggung.
“Saya mau kembali ke keluarga, bisa berkumpul bersama. Mohon ampun kepada Tuhan dan saya berharap Majelis Hakim mengabulkan permintaan saya ini,” tuturnya.
Sebelumnya, Gatot Brajamusti dituntut Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem karena memiliki satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.
Gatot juga dinilai melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena memiliki senjata api. Dari kedua pasal, Gatot terancam pidana penjara 3 tahun dan denda Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan.
Berita Terkait
-
Mirip P Diddy, Ini Deretan Artis yang Terseret ke Kasus Gatot Brajamusti
-
Profil Gatot Brajamusti: Dijuluki P Diddy Indonesia, Reza Artamevia hingga Anak di Bawah Umur Jadi Korban
-
Kilas Balik Kasus Gatot Brajamusti, Kini Ramai Dimiripkan dengan Skandal P Diddy
-
Gatot Brajamusti Viral Dijuluki P Diddy Versi Lokal, Skandal Ibu Aaliyah Massaid Diungkit
-
Ritual Seks Gatot Brajamusti yang Pernah Diungkap Reza Artamevia, Kini Disamakan dengan Kasus P Diddy
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya