Suara.com - Penulis cerita film Benyamin Biang Kerok, Syamsul Fuad menolak tawaran damai yang diajukan secara pribadi oleh produser Max Picture, Ody Mulya Hidayat. Padahal Ody sampai datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk melakukan penawaran.
Menurut Syamsul Fuad, permintaan damai itu sudah terlambat, karena semuanya sudah terlanjur bergulir hingga sidang keenam. Padahal sejak awal, dirinya sudah mengajukan somasi untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
"Saya bilang terlanjur. Kenapa nggak dari surat saya yang pertama, surat kedua, kemudian pengacara saya bikin somasi, kenapa bukan waktu itu (upaya damainya). Sekarang sudah sidang kelima masuk keenam, baru ngomong soal mau damai, ya gimana," ucap Syamsul Fuad di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).
Syamsul Fuad juga ingin melanjutkan kasus ini lantaran banyak dukungan moril yang diberikan para sineas muda. Dengan dukungan itu, Syamsul merasa benar memperjuangkan haknya sebagai penulis.
"Waduh saya salut. Terharu saya. Terima kasih saya sama mereka. Di tengah kesibukan mereka masih mau mendukung saya, itu saya terharu. Banyak yang support saya. Mereka walaupun udah sibuk masih sempet mikir ke kawan koleganya, itu yang saya hormati,” tuturnya.
"Mereka yang mendukung saya itu mengerti soal film. Bagaimana prosedur soal hak cipta atau apa, sudah mengerti mereka. Harusnya kan kayak Falcon dan Max Pictures sebagai perusahaan besar, mereka kan harusnya mengerti soal hak cipta begini. Itu yang saya sayangkan," sambung Syamsul Fuad.
Pria berusia 81 tahun itu menambahkan prosedur terbaik untuk membuat ulang film itu, harus meminta izin penulis aslinya.
Baca Juga: Max Pictures Siap Berdamai dengan Penulis Benyamin Biang Kerok
"Itu hak cipta tetap di tangan saya. Kecuali orang lain macam sutradara, cameraman, mereka kan kontrak untuk film yang bersangkutan secara teknis. Tapi kalau penulis, hak cipta tetap di tangan penulis. Karena ada buah pikiran saya di situ," jelas Syamsul Fuad.
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Virgoun di Big Bang Festival: Cerita Last Child Nyaris Bubar, Siap Sambut 2 Dekade
-
5 Fakta Menarik Stranger Things: Tales from '85, Spin-off Versi Animasi di Netflix
-
Sinopsis Drakor Honour, Ajang Comeback Lee Na Young yang Angkat Kisah 3 Pengacara Perempuan Tangguh
-
Galang Dana buat Bencana Sumatra, Big Bang Festival Kumpulkan Rp22 Juta
-
Fairuz A Rafiq Geram Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Inara Rusli dan Mawa
-
Stranger Things Finale: Siapa Saja Korban Tewas dan Apa yang Terjadi dengan Eleven?
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
-
Devano Danendra Resmi Buang Nama Belakang, Ini Alasan di Balik Keputusannya
-
Viral Bareng Sal Priadi, Kasus Sitok Srengenge Ternyata Mangkrak
-
Penjelasan Ending Stranger Things 5 Finale, Jawab Misteri Paling Besar