Suara.com - Kasus penghinaan terhadap kota Manokwari yang dilakukan artis Lucinta Luna baru-baru ini memang bikin heboh jagat media sosial.
Warga Manokwari geram dengan Lucinta Luna yang dianggap menghina dan melecehkan kota Manokwari, Papua Barat. Salah seorang warga bahkan sudah mengadukan kasus tersebut ke polisi.
Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi menyebutkan, laporan awal yang diterimanya didapat dari salah seorang warga Manokwari yang menghubunginya lewat WhatsApp, Rabu (23/5/2018) kemarin.
"Warga menganggap ucapan Lucinta Luna merupakan penghinaan terhadap Papua Barat terutama Manokwari. Orang tersebut juga mengirimkan bukti screen capture serta video lengkap ucapan Lucinta Luna," kata Adam.
Laporan tersebut resmi dari Komunitas Medsos yang langsung menghadap dirinya. Rencananya, kasus Lucinta akan dibawa ke Dewan Adat Papua Barat.
Selain warga kota Manokwari, tidak sedikit warganet yang terganggu dengan kata-kata kotor yang diucapkan Lucinta Luna yang tidak seharusnya dilakukan ini.
Salah satunya artis Barbie Kumalasari. Lewat insta story-nya, pesinetron Bidadari ini mendukung pihak berwajib untuk memproses Lucinta Luna atas perbuatan melanggar hukum yang telah dilakukannya.
"Penghinaan melalui ITE yang dilakukan seorang artis dengan kata-kata kotor tentang sebuah daerah mohon segera diproses @polda_papua_barat @humaspoldapapuabarat," tulisnya.
Baca Juga: Kasus Hina Manokwari, Warga Minta Polisi Penjarakan Lucinta Luna
Tak hanya itu, Artis yang sempat bikin geger jagat sosial akibat transformasi berat badan tubuhnya ini juga me-repost video insiden penghinaan berupa pengucapan kata-kata kotor terhadap kota Manokwari yang dilakukan Lucinta Luna tersebut.
"Proses artis dengan pasal ITE yg telah menghina sebuah nama daerah dgn sebuah kata2 kotor yg berarti jenis kelamin wanita," tulisnya dalam caption instagram Kumalasari baru-baru ini.
Sudah minta maaf
Lucinta Luna sendiri sudah menyampaikan permohonan maafnya terkait dugaan penghinaan terhadap Manokwari. Perempuan yang diduga seorang transgender itu mengaku tak sengaja atau berniat mengolok-olok Manokwari. Ia hanya mengaku kesulitan menyebutkan kata Manokwari.
Tag
Berita Terkait
-
Lucinta Luna Pakai Sarung dan Peci saat Salat Id: Perlahan Memperbaiki Diri...
-
Selamat! Lina Mukherjee Dikaruniai Anak Pertama Berjenis Kelamin Laki-Laki
-
Sempat Marah-Marah, Perseteruan Lucinta Luna dan Traveloka Berujung Manis
-
Lucinta Luna Ngamuk, Uang Tiket Pesawat Tak Kunjung Direfund Layanan Travel
-
Lucinta Luna Lulusan Apa? Netizen Sebut Aura STM-nya Keluar Saat Demo
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot
-
Fico Fachriza Rayakan Lebaran dengan Hidup di Jalan Selama 3 Hari
-
Ayah Sempat Kritis Saat Ramadan, Syakir Daulay Ungkap Kondisi Terkini
-
Momen Kiki Eks CJR Mudik Temui Nenek yang Sudah Pikun, Lupa Nama Cucu Tapi Ingat Yel-Yel Keluarga
-
Viral Keluarga Ayu Ting Ting Dapat Tempat Spesial saat Salat Id di Masjid, Malah Banjir Pembelaan
-
Almira Yudhoyono Lolos UI Jalur Scouting, Biaya Kuliahnya Bikin Kaget
-
9 Inspirasi Gaya Lebaran Couple Artis 2026 yang Paling Mencuri Perhatian
-
Padahal Gelontorkan Ratusan Juta Rupiah, THR Dewi Perssik untuk Tetangga Dinilai Terlalu Sedikit
-
Cucu Mpok Nori Dibunuh Orang Iran, Karena Menolak Rujuk?
-
Sebulan Penuh Dibangunkan Sahur, Ruben Onsu Apresiasi Toleransi Betrand Peto