Suara.com - Ketua Umum Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjen Pol Drs Siswandi setuju vonis Jennifer Dunn dipangkas menjadi 10 bulan penjara dengan ketentuan rehabilitasi.
Ia menganggap sedari awal Jennifer Dunn seharusnya menjalani rehabilitasi bukan dibui. Bagi Siswandi, para pecandu narkoba patut disembuhkan.
"Saya rasa tepat itu milik yang kuasa, karena ada delapan, sembilan dan 10 bulan. Saya rasa tepat, karena pertimbangan hakim tentu ada. Saya sebagai pengamat melihat korban pecandu itu layak direhabilitasi," ujar Siswandi, saat ditemui di kediamannya di kawasan Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (23/8/2018).
Soal Jennifer Dunn sudah tiga kali terciduk terkait narkoba, Siswandi merasa istri Faisal Harris itu perlu diberi kesempatan berobat. Namun jika kembali terulang, barulah Siswandi angkat tangan.
"Tapi memang kalau dia pecandu, berarti selama ini nggak sembuh. Berarti kalau direhabilitasi lagi nggak sembuh, nggak tahu lagi. Cobalah bertaubat dan berobat," sambungnya lagi.
Lagipula ia optimistis setiap pecandu yang direhabilitasi pasti sembuh. "Saya rasa nggak ada yah pecandu kambuh lagi. Itu tergantung dia sendiri. Karena pecandu itu bagaimana lingkungan," ucap Siswandi.
Seperti diketahui, Pengadilan Tinggi baru saja mengabulkan banding yang diajukan Jennifer Dunn dan jaksa penuntut umum (JPU). Sehingga, vonis Jennifer Dunn yang seharusnya empat tahun penjara dipotong menjadi sepuluh bulan rehabilitasi.
Baca Juga: Nikita Mirzani Kembali Laporkan Sam Aliano Terkait Fitnah
Berita Terkait
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Cuma Dikasih Makan Gratis, Farida Nurhan Ngamuk Diminta Review Restoran Besar Tanpa Bayaran
-
Viral Pasutri Tewas Ditabrak Taksi Bluebird, Akun IG Nikita Willy dan Suami Diserbu Netizen
-
Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf
-
Curhat di Threads, Citra Scholastika Soroti Etika Booking Jasa Penyanyi
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV