Suara.com - Tidak banyak film yang mengambil latar kehidupan manusia sebelum peradaban modern dimulai, dimana masyarakat masih menggunakan cara-cara tradisional dalam melanjutkan hidup, Film Alpha hadir dengan menawarkan hal tersebut.
Cerita Alpha, dimulai dari kehidupan manusia di masa lalu memang masih sangat taradisional. Berburu binatang adalah salah satunya. Mulai dari banteng hingga binatang liar yang mereka temukan, selalu dijadikan sebagai mangsa.
Peradaban manusia di masa lalu ini yang membuat Keda (Kodi Smit-McPhee), seorang bocah, anak dari kepala suku yang diperankan oleh Johannes Haukur Johannesson, juga ingin ikut mencoba petualangan baru.
Kisah dimulai 20.000 tahun yang lalu di akhir zaman es, Keda gagal melakukan perburuan pertamanya dengan kelompok sukunya, yang menyebabkan dirinya jatuh dari tebing dan terluka.
Ia yang dianggap telah mati ditinggalkan kelompoknya, dan harus bertahan hidup sendirian di padang gurun.
Keda lalu bertemu dan berusaha menjinakkan seekor serigala yang tertinggal dari kawanannya.
Mereka berdua menjadi teman yang saling bergantung menghadapi berbagai bahaya dan rintangan hingga menemukan jalan pulang sebelum musim dingin yang mematikan tiba.
Beberapa pilihan pun terlintas di pikiran Keda. Melawan atau memilih “bersahabat” dengan serigala ini.
Kisah yang diangkat dari film ini menceritakan persahabatan antara manusia dengan hewan liar, yakni seekor serigala.
Baca Juga: Dukung Atlet Indonesia di Asian Para Games, Ini Harapan Eko Yuli
Alpha merupakan sebuah film terbaru yang bergenre laga, drama dan dibalut genre thriller. Film ini diarahkan oleh seorang sutradara film yang bernama Albert Hughes dan juga merangkap sebagai penulis naskah skenario, serta akan dibantu penulis lainnya yaitu Dan Weidenhaupt.
Adapun aktor dan aktris yang berperan dalam film ini adalah Kodi Smit-McPhee, Leonor Varela, Natassia Matlhe, Johannes Haukur Johannesson, Marcedes de la Zerda, dan Jens Hulten.
Dirilis pada 16 Agustus 2018 di Indonesia dan sudah bisa ditonton di bioskop-bioskop di seluruh kota di Indonesia, film ini disutradarai oleh sutradara film yang sudah berpengalaman dalam film laga yang lulus tayang seperti Film The Book of Eli (2010), Film From Hell (2001), Film Menace II Society (1993), Film Dead Presidents (1995), dan Film American Pimp (1999).
Mau tahu bagaimana kelanjutan Keda berjuang bertahan hidup di peradaban tradisional, masa di mana jauh dari zaman modern seperti sekarang, saksikan Film Alpha di bioskop terdekat Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Chat Anak Bunuh Diri di Demak dengan Ibunya Tersebar, Dikhawatirkan Menular
-
Penampilan Putri Virgoun saat Jalan Bareng Inara Rusli Disorot: Emaknya Takut Kalah Cantik
-
Jennifer Coppen Buka Suara Soal Tudingan The Connell Twins Tentang Artis J yang Suka 'Digilir'
-
Dibela Ferry Irwandi, Beredar Jejak Digital Bigmo Ngaku Korupsi Viewers
-
Rayakan Long Weekend Imlek 2026: Ini Daftar Film Terbaru di Bioskop yang Wajib Ditonton
-
Film Baru Charlies Angels Siap Diproduksi, Kembalinya Tiga Sosok Ikonik ke Layar Lebar
-
Umumkan Sekuel, Ini Sinopsis Pelangi di Mars Film Sci-Fi Indonesia Pertama dengan Teknologi XR
-
Jadi Juri, Ardhito Pramono Ungkap Kriteria Icon Sejati di Audisi The Icon Indonesia
-
Review The Art of Sarah: Akting Shin Hye Sun Brilian, Tapi Plotnya Banyak Celah
-
Dianggap Pilih Kasih, Geni Faruk Tanggapi Panggilan Cucu Kesayangan untuk Anak Thariq Halilintar