Suara.com - Mohammad Istiqamah Djamad alias Is Pusakata menjadi salah seorang bintang tamu di konser KLa Project bertajuk "Karunia Semesta". Kehadiran Is pun mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton.
Lelaki berdarah Bugis itu membuka aksinya dengan lagu "Akad". Setelah lagu itu, hits KLa Project, "Belahan Jiwa" menjadi lagu berikutnya yang dibawakan dengan khas Is bermain musik.
Usai konser, mantan vokais Payung Teduh itu mengaku senang saat dirinya diajak untuk menjadi bintang di konser KLa Project.
"Ada aja jalannya dari Yang di Atas. Tiba-tiba ditelepon suruh nyanyi tahunya bawain lagu ini ('Belahan Jiwa')," kata Is Pusakata usai tampil di Jakarta Convention Centre (JJC), Planenary Hall, Senayan, Jakarta Pusat, (5/12/2018).
Menurut Is Pusakata, lagu-lagu KLa teramat spesial baginya. Menurut Is, ia sering membaakan lagu-lagu KLa ketika masih mengamen di Jakarta, sekitar 2002.
"Lagu yang sering dipakai ngamen zaman hidup susah. Sebenarnya nggak susah, karena dibuat happy dengan lagu-lagu ini," ungkap Is Pusakata.
Selain itu, ayah tiga anak ini sejak sekolah dasar sudah mendengarkan lagu-lagu Katon Bagaskara cs.
"Di zaman gue masih celana merah udah sering dengerin lagu-lagu itu. 'Gerimis', 'Semoga', 'Tentang Kita', sampai manggung di kampus Depok masih bawainnya lagu-lagu itu," sambungnya.
Baca Juga: KLa Projek Jadi Liar dan Apa Adanya di Konser Karunia Semesta
Awalnya Is Pusakata meminta membawakan lagu "Semoga", karena ada dibagian lirik lagu tersebut yang membuat hatinya terkesan. Sayangnya, hal itu tidak diizinkan para personel KLa, karena lagu tersebut menjadi bagian terpenting bagi KLa sendiri.
"Mendewasakan kita, gue suka banget part itu. Makanya gue penuaan dini rambut gue putih duluan," ujar Is sambil tertawa.
Berita Terkait
-
Bahagia Itu Sederhana: Refleksi dari Buku Happiness is Homemade
-
The World Is Dancing Umumkan Rilis Juli, Siap Tampilkan Koreografi Noh Asli
-
Sinopsis This is I, Film Jepang Terbaru Haruki Mochizuki di Netflix
-
4 Anime Romantis Sambut Hari Valentine, Ada Wotakoi: Love is Hard for Otaku
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Denada Blak-blakan, Siapa yang Suruh Rahasiakan Kehamilannya 24 Tahun Lalu?
-
Sienna Putri Marshanda dan Ben Kasyafani Copot Jilbab, Rambut Dicat Merah
-
Punya Jabatan Strategis, Gaya Hidup Mewah Mariska Damayanti Menantu Ratu Atut Disorot
-
Daffa Wardhana Putus, Gara-Gara Ariel Tatum Ingin Childfree?
-
Sahabat Mimpi Bertemu Vidi Aldiano: Sehat, Bugar, dan Menawan
-
Lima Tahun Menjanda, Joanna Alexandra Beri Kode Segera Menikah Lagi
-
Denada Anggap Tak Penting Ungkap Identitas Ayah Kandung Ressa
-
Zaskia Adya Mecca Gelar Salat Ied, Pilih Syakir Daulay Jadi Imam
-
Keenan Nasution Lanjut Gugat Vidi Aldiano Meski Sudah Meninggal, Deddy Corbuzier: Gak Bakal Menang!
-
Denada Akhirnya Temui Ressa, Anak Kandung yang Terpisah 24 Tahun