- Clara Shinta mendatangi kantor Komnas Perempuan di Jakarta pada 4 Mei 2026 untuk mengadukan kasus perselingkuhan suaminya.
- Clara menerima somasi bernilai miliaran rupiah setelah membongkar dugaan hubungan terlarang suaminya dengan perempuan bernama Tri Indah Ramadhani.
- Kuasa hukum menyatakan Clara siap menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan karena merasa diposisikan sebagai pihak yang bersalah.
Suara.com - Selebgram Clara Shinta secara resmi mendatangi Kantor Komnas Perempuan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 4 Mei 2026.
Langkah ini diambil sebagai respons atas tekanan hukum yang diterimanya setelah dia membongkar dugaan hubungan terlarang sang suami, Muhammad Alexander Assad, dengan seorang perempuan bernama Tri Indah Ramadhani.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Clara yang memergoki suaminya melakukan video call sex (VCS) dengan perempuan tersebut.
Alih-alih mendapatkan permintaan maaf, Clara justru terkejut lantaran menerima surat somasi dari pihak Indah yang menuntut ganti rugi materiil dalam jumlah fantastis, mencapai miliaran rupiah.
Kuasa hukum Clara, Sunan Kalijaga menyatakan bahwa kedatangan mereka ke Komnas Perempuan adalah untuk mencari keadilan bagi kliennya yang merasa diposisikan sebagai pihak yang bersalah.
Menurut Sunan, sangat tidak masuk akal jika seorang istri sah yang menjadi korban perselingkuhan justru dipaksa membayar kerugian kepada pihak yang diduga merusak rumah tangganya.
"Klien kami ini di sini mengadu karena dia merasa adalah seorang korban dari satu peristiwa adanya dugaan hubungan suaminya dengan wanita lain," kata Sunan Kalijaga usai membuat pengaduan.
"Namun, yang sungguh mengejutkan adalah klien kami mendapatkan somasi dari Indah. Clara di situ bingung dan merasa sebagai orang awam, 'Saya korban, kenapa saya yang disomasi?'"ujarnya.
Sunan menegaskan bahwa Clara awalnya tidak memiliki niat untuk memperpanjang masalah ini ke ranah hukum. Bahkan, secara pribadi, Clara mengaku telah memaafkan pihak-pihak yang terlibat.
Baca Juga: Usai Layangkan Somasi, Wanita yang VCS Suami Clara Shinta Unggah Kutipan Bijak dan Momen Salat
Namun, sikap agresif dari pihak lawan memaksa tim kuasa hukum untuk menyiapkan strategi balasan.
"Saya sempat menyarankan kepada klien saya untuk tidak melakukan upaya hukum, tapi lebih utama adalah penyelesaian internal dulu di keluarga. Namun, kalau pihak mereka tetap ingin menempuh jalur hukum, kami siap menghadapi," ucap Sunan.
Sementara itu, Clara Shinta mengaku kehadirannya di Komnas Perempuan disambut dengan perspektif yang sangat memanusiakan posisi dirinya sebagai seorang istri.
Baginya, Komnas Perempuan melihat kasus ini tidak hanya dari aspek hukum formal, melainkan dari "mata perempuan" yang memahami dampak kerugian nyata yang dialami oleh seorang istri.
"Mereka mendengarkan bukan secara mata hukum saja, tapi lebih ke mata perempuan. Mereka paham saya hidup di negara hukum, apa pun tindakan yang siapa pun perbuat itu pasti ada impact-nya," imbuh Clara.
"Posisi saya ini istri sah, punya kekuatan hukum, dan itu menjadi nilai plus untuk mereka semakin mengerti posisi saya yang dirugikan," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Clara Shinta, Viral Usai Ungkap Dugaan Perselingkuhan Suami
-
Usai Layangkan Somasi, Wanita yang VCS Suami Clara Shinta Unggah Kutipan Bijak dan Momen Salat
-
Buntut Pergoki Suami VCS dengan Cewek Lain, Clara Shinta Gugat Cerai Alexander Assad
-
Clara Shinta Lagi Proses Cerai, Anak Polos Tanya 'Papa Mana?'
-
Kemarin Ketakutan, Clara Shinta Kini Ngaku Tak Terancam Senjata Api Laras Panjang Suami
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan