Suara.com - Aktor Lucky Hakim akhirnya angkat bicara usai dilaporkan balik oleh mitra kerjanya, Dini Noviyanti atas dugaan pencemaran nama baik. Kepada wartawan, dia mengaku tidak terima dituduh seperti itu.
"Jadi kan saya dilaporkan pencemaran nama baik yang intinya menurut Dini urusan dia dengan Rindi (Direktur sekaligus komisaris PT Raja Arta Pertama) saja. Bukan dengan saya," jelas Lucky Hakim, saat menggelar konfrensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019)
"Terus dia bilang, 'Tapi kenapa Lucky bilang menggelapkan uangnya dia? Padahal Lucky itu nggak ada kaitannya sama RAP?' Padahal nggak begitu," sambungnya lagi.
Posisi Lucky Hakim di PT Raja Arta Pertama (RAP) adalah sebagai owner sekaligus investor. Dan uang yang digelapkan Dini merupakan miliknya.
"Ini satu hal yang perlu kita luruskannya dengan RAP. Saya owner di sini, cuma yang mengurus memang Rindi. Lagian kalau uang saya tidak digelapkan Dini maka ngapain saya sayembara terus laporan penggelapan?" tutur lelaki 41 tahun itu.
Yang pasti, mantan istri Tiara Dewi itu sudah mengantongi bukti penggelapan yang dilakukan oleh Dini Noviyanti.
"Padahal Dini sudah mengakui melalui pengacaranya minta maaf mengakui penggelapan dan berjanji mau mengganti. Tapi pas ditunggu dia nggak bayar bayar yah akhirnya kita laporkan," ucap Lucky Hakim
"Dia bilang nggak kenal saya padahal dia tahu saya menanam modal di sini, saya ownernya. Tapi karena dia minta damai, ya sudah kita cabut laporan yang di Polda soal penggelapan. Tapi dia malah melaporkan saya balik dengan pencemaran nama baik," imbuhnya.
Sebelumnya, Lucky Hakim melaporkan Dini Noviyanti atas penggelapan uang senilai Rp 8,8 miliar pada 9 Januari lalu di Polda Metro Jaya.
Tapi atas kejadian itu, Lucky Hakim dilaporkan balik oleh kuasa hukum Dini bernama Rhaditya Putra Perdana di Mapolres Metro Jakarta Selatan, dengan nomor LP/230/K/I/2019 pada 27 Januari 2019 lalu dengan pasal pencemaran nama baik.
Baca Juga: Al Ghazali Pose Mesra Bareng Pacar, Warganet : Jangan Didorong Lagi Ya!
Berita Terkait
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar
-
Cuma Dikasih Makan Gratis, Farida Nurhan Ngamuk Diminta Review Restoran Besar Tanpa Bayaran
-
Viral Pasutri Tewas Ditabrak Taksi Bluebird, Akun IG Nikita Willy dan Suami Diserbu Netizen
-
Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap