Suara.com - Drummer Ikmal Tobing kaget dengan begitu pesatnya perkembangan para pemain drum di Indonesia. Hal itu diketahuinya saat menjadi juri Tama Groove Sessions yang diinisiasi oleh Mahkota Musik Indonesia (MMI).
“Gua kaget, ternyata untuk Asia Tenggara Indonesia lumayan banyak drummernya. Ini pas audisi yang ngirim 185 orang terus gua saring jadi 10, terus jadi 3 orang yang menang,” ucap Ikmal di Chic’s Music, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (27/2/2019).
Menurut personel dari Mahadewa band itu, ketiga orang yang terpilih ini cukup mewakilkan secara kemampuan sebagai drummer semi profesional. Apalagi pemenang ketiga dan kedua masih berusia dibawah 12 tahun.
“Kenapa gue ambil tiga ini, belum tentu lo di video bagus, tapi pas tampil live beda banget. Sampai sekarang juga pasti masih. Tapi gua yakin anak-anak ini bertalenta,” ujarnya.
“Misalkan Winaldi Senna Praditya juara satunya, dia composer, jam terbangnya banyak, gue pribadi ngeliat gak hanya dari materinya aja, gue liat soundnya. Ini pure bener-bener dari dia. Ketiga, nilai plusnya adalah angel pengambilan videonya dia. Di era milenial ini kita harus kreatif. Jangan takut salah,” katanya.
Menurut Patricia Dharmawan selaku perwakilan dari Mahkota Musik Indonesoa (MMI) acara ini sudah berlangsung dua tahun. “Ini tahun kedua kami menyelenggarakan acara Tama Groove Session Drum Competition. Istimewanya, di tahun ini pesertanya ada di usia 10 sampai 15 tahun. Sebagai info, di China yang juara baru 12 tahun juga," kata Patricia ditempat yang sama.
Sebagai informasi ajang Tama Groove Session ini diikuti oleh 185 orang dari berbagai derah di Indonesia. Ajang yang seleksinya secara daring (online) ini dilakukan sejak 1 November hingga 31 Desember 2018.
Dari 185 peserta yang telah submit video di YouTube, tiga juara telah ditemukan para juri yang kompeten di bidangnya, yaitu Ikmal Tobing, Fajar Saritama dan Tigor Nainggolan. Kemudian juga turut menghadirkan juri utama yakni Kaz Rodriguez, Norlaki Kumagai, Fuyu dan Hoshino Gakki.
Tiga juara terpilih, yaitu Winaldy Senna Praditya (juara 1), Bohemian Renaissance Purnama (juara 2) dan Akram Rosyid (juara tiga). Juara pertama Tama Groove Session 2018, yaitu Winaldy Senna Praditya (23).
Baca Juga: Ikmal Tobing Hapus Fotonya Bersama Ahmad Dhani di Rutan, Ada Apa?
Juara pertama berkesempatan mengunjungi Guangzhou, China pada pertengahan Februari lalu untuk tampil di Panggung Pameran International Music Guangzhou 2018 serta secara langsung datang melihat proses pembuatan drum Tama di pabrik Guangzhou Hoshino.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover