Suara.com - Marissa Nasution marah besar ketika tubuhnya dikomentari habis-habisan oleh warganet melalui Instagram. Ia pun tak menyangka komentar menyakitkan itu datang dari sesama perempuan.
Masalah bermula ketika Marissa Nasution mengunggah video yang menunjukkan sang bayi, Allie, yang sedang berjalan. Dalam rekaman itu, Marissa terlihat memegangi tubuh si kecil seraya menyemangatinya.
Lantaran diambil di sebuah pantai, Marissa Nasution terlihat mengenakan bikini one piece berwarna hitam. Payudaranya tampak jelas karena presenter kondang tersebut menunduk untuk menggapai tubuh mungil buah hatinya.
Sontak, respon warganet membanjiri kolom komentar. Sebagian besar menyebut Marissa Nasution mengenakan pakaian yang terlalu seksi.
Tak lama, Marissa Nasution mengunggah satu foto yang diambil dalam kesempatan yang sama dengan video kontroversial tersebut. Dengan nada sewot dan penuh sindiran, perempuan 33 tahun itu bicara panjang lebar melalui keterangan foto, dengan bahasa Inggris.
Berikut teks lengkapnya yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia:
"Aku mengunggah foto ini dan tahu (seperti di unggahanku sebelumnya di mana kau bisa melihat putriku yang cantik belajar jalan dan sekaligus payudaraku. Itu nggak buruk-buruk banget, tapi tolong dong fokuslah ke anakku) bahwa aku sedang mengenakan pakaian renang.
Aku tahu banyak banget ibu-ibu (hijabers maaf ya dan aku tahu kok nggak semua dari kalian kayak gini) yang nggak nyaman liat unggahanku yang mengenakan pakaian renang di pantai.
Ini pertanyaanku:
1. Aku ada di pantai, kau berharap aku pakai baju apa? (sebagai orang non muslim, ya tapi ini bukan tentang agama, ini tentang bagaimana kau bertoleransi, tapi emang kamu tuh pernah lihat dunia ini ya?)
2. Pernah nggak kamu ke pantai? Pernah nggak kamu ke pantai di luar yang bikin kamu nyaman? Apakah kau pernah melihat bagian lain dari dunia kita yang indah ini? Kamu tahu nggak ini udah abad ke-21?
3. Pernah nggak kamu berinteraksi dengan seseorang di luar zona nyaman kamu?
4. Ngerti nggak sih aku ngomong apa?
Baca Juga: Akibat Ukuran Payudara, Model Cantik Ini Ditolak Rumah Mode
Aku emang sengaja nulis ini pakai bahasa Inggris (aku bisa sih nulisnya pakai bahasa Indonesia, tapi aku mau semua orang mengerti) bahwa keistimewaan perempuan itu tidak akan menjadi tinggi atau rendah berdasarkan apa yang ia kenakan. Itu semua dipengaruhi dari bagaimana dia mengekspresikan dirinya secara verbal dan fisik, rasa percaya diri yang ia miliki.
(Aku juga mengakui kok bahwa ada kode berpakaian yang nggak keren kayak MISALNYA AKU PERGI KE HERO UNTUK BELI BROKOLI DAN SUSU DENGAN MENGENAKAN BIKINI. Cuma ngomong kok. Belum terjadi)
Aku berjuang dengan tubuhku pasca-melahirkan. Apakah aku mendapatkan penghinaan terhadap tubuh? Selalu! Apakah itu berdampak padaku? Selalu! Tapi aku mencoba. Kami sebagai perempuan mencoba untuk tidak mendefinisikan diri dengan penampilan luar kami, dan menghidupi standar yang ditetapkan masyarakat. Tapi hari ini aku cuma bisa menertawai orang yang merasa tak aman dan merasa begitu terganggu dengan payudara dan bokongku usai melahirkan. SERIUS. Pergi deh. Kau punya banyak masalah yang dari sekadar mengurusi payudaraku."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok