Suara.com - Audi Marissa menceritakan bahwa dirinya hampir tidak bisa menggunakan hak pilihnya di Korea Selatan.
Awalnya, seorang warganet menanyakan kepada Audi Marrisa bagaimana caranya bisa mendapatkan hak pilih di Korea Selatan. Pasalnya, teman dari warganet tersebut tidak bisa mencoblos karena kehabisan surat suara.
Di kolom komentarnya, Audi Marissa menjelaskan bahwa dirinya sudah mendaftar online untuk menjadi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sejak bulan Februari lalu.
"Itu yang tadi aku takutin. Karena aku hampir nggak bisa nyoblos. Aku sudah daftar dari bulan Februari. Terus langsung lihat daftar online dan ternyata sudah ada nama aku. Nah, pas tiga hari yang lalu, aku cek lagi di online nama aku nggak ada. Aku panik dong. karena banyak banget yang marah-marah soal nama mereka nggak ada di daftar pas cek online," tulis Audi Marissa.
"Terus tadi aku datang pagi-pagi sengaja mau cek lagi. Pas lihat di papan daftar, ada nama aku. aku senang masih bisa nyoblos. Tapi pas dengar-dengar di sana ternyata yang bagian DPTb belom tentu bisa dapat surat suara karena cuma bisa dapat 200-an surat suara saja. Karena nama aku urutannya bagian awal-awal, jadi masih bisa nyoblos Alhamdulillah," lanjutnya.
Audi Marissa yang saat ini tengah berlibur di Negeri Gingseng tersebut mengungkapkan perasaan bahagianya dapat berpartisipasi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini.
Dalam postingan terbarunya, Audi Marrisa berpesan untuk menghargai satu sama lain siapapu Presiden yang nantinya terpilih.
"YEAYY!!!! maaf ya guys nyoblos duluan hehe. Walaupun lagi nggak di Indonesia, tetep harus melaksanakan hak sebagai warga negara Indonesia. Apapun pilihan kita, tetap harus menghargai satu sama lain. Dan siapapun yang menjadi Presidennya, Beliaulah yang memang berhak mengubah Indonesia menjadi lebih baik! #suaraindonesia. Ohya sekalian tadi bisa foto bareng juga nih sama bapak Dubes Indonesia di Korea (Bapak @.den_uh )," tulisnya.
Baca Juga: Audi Marissa Siap Polisikan Warganet yang Menghinanya Habis-habisan
Berita Terkait
-
Dukung Jokowi, Hedi Yunus Seperti Bikin Dosa Besar
-
Arungi Ombak, PPLN Fiji ke Tengah Laut Jemput Suara WNI ABK
-
Masa Tenang Jelang Pencoblosan, Spanduk Provokatif Bertebaran di Depok
-
Isu Kiamat Berlalu, 52 Warga Ponorogo Pulang ke Rumah karena Mau Nyoblos
-
Masa Tenang, KPU Minta Netizen Berfollower Banyak Tak Berkampanye
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Guncang Oscar 2026! 6 Fakta Film Sinners Pecahkan Rekor dengan 16 Nominasi
-
Tangis Ressa Pecah, Berharap Diakui Denada sebagai Anak: Cuma untuk Ketenangan Hati
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
Sering Dikirim Kopi, Tissa Biani Bongkar Sifat Dermawan Lucky Element yang Jarang Diketahui Publik
-
Bikin Element Mandiri, Jasa Besar Lucky Widja di Band Diungkap Sahabat
-
Kasus Penggelapan eks Admin Fuji Naik Sidik, Terungkap Ada Dugaan Sindikat Karyawan
-
Pihak Kepolisian Usut Kematian Lula Lahfah dengan Scientific Investigation
-
Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Saat Dendam Lebih Kuat dari Iman
-
Keanu AGL Bongkar Sifat Asli Lula Lahfah: Tulus, Gak Milih-Milih Teman
-
Mischa Chandrawinata Sentil Mantan Arafah Rianti yang Nyesel Kasih Tas Mahal: Bukan Laki-Laki