Suara.com - Divonis kanker stadium 3, Cinta Penelope juga harus terima nasib ditinggal sang suami yang orang Turki. Namun Cinta menerima semua itu dengan lapang dada.
Cinta Penelope tak mau berprasangka buruk. Menurutnya, sang suami meninggalkannya karena tak kuat menyaksikan penderitaan yang ia alami.
"Waktu aku ke Turki itu aku lagi lumpuh, jadi benar-benar lumpuh dan aku nggak pengin mama lihat. Ya alhamdulillah diberikan seseorang yang menjaga saya walaupun pada akhirnya dia menyerah dengan alasan mungkin dia nggak siap untuk saya menutup mata," kata Cinta Penelope, saat ditemui di Jakarta, Senin (15/4/2019).
"Jadi ya notabenenya mungkin yang saya butuhkan adalah seseorang yang jadi tempat saya menyandarkan diri pada saat saya seperti ini. Tapi Allah berkata lain. Dia harus pergi, dia harus berlari dan itu yamg terbaik yang Allah berikan untuk saya," sambung Cinta Penelope sambil menangis.
"Mungkin dia terlalu sayang sama aku, hingga dia begitu. Mungkin dia mikirnya, 'I dont wanna lose you.' Dia nggak bisa lihat aku menutup mata selamanya. Mungkin dia masih dalam emosinya," lanjut Cinta Penelope.
Meski ditinggal sang suami, namun beruntung Cinta Penelope masih punya ibu. Dan bagi perempuan 35 tahun ini, sang ibu adalah alasan dirinya untuk tetap kuat dan berjuang untuk sembuh.
"Karena ibu adalah hidup mati saya. Pas saya sakit yang saya ingat adalah saya ini tulang punggung keluarga, kalau nggak kerja gimana," tutur Cinta Penelope.
Meski cobaan yang diterimanay begitu dahsyat, Cinta Penelope tak mau berburuk sangka kepada Tuhan. Malah, mantan istri Mustafa Debu ini mengaku musibah yang diterimanya memberikan ia banya hikmah.
Baca Juga: Selain Kanker, Cinta Penelope Juga Menderita Sakit Ginjal
"Hikmah banyak banget, dan kembali lagi ke proses, balik ke hati yang dilapangkan. Mungkin ini yang Allah bilang ujian atau kah ini rezeki yang Allah berikan ke aku. Mungkin dengan sendirinya aku bisa bertahan, bisa kuat dan bisa sembuh. Di sini aku berusaha untuk lebih menguatkan diri," tutur Cinta Penelope, kembali meneteskan air mata.
Berita Terkait
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Legenda Liverpool Kenny Dalglish Jalani Perawatan Kanker
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan