Suara.com - Pengacara Roy Kiyoshi, Erlikh Indraswanto mengungkap maksud kedatangan kliennya ke Polres Metro Jakarta Barat pada Selasa (21/5/2019) siang.
Rupanya, Roy Kiyoshi tidak melaporkan mantan asistennya, Muhammad Syahroni. Menurut Erlikh Indraswanto, pembawa acara Karma ini cuma mendampingi para korban Muhammad Syahroni.
"Roy Kiyoshi ke sini itu tujuannya mendatangi para korban yang lapor polisi. Jadi mereka korban dari Muhammad Syahroni masing-masing Rp 10 juta," kata Erlikh Indraswanto di Polres Jakarta Barat.
Lelaki 32 tahun ini berencana memberikan dukungan moril kepada para korban.
"Roy ke sini memberikan support kepada korban. Bahkan Roy Kiyoshi bersedia menjadi saksi dan memberikan keterangan," ujarnya.
Disinggung alasan mengapa Roy Kiyoshi tidak ikut melaporkan mantan asistennya ke polisi, Erlikh Indraswanto punya jawaban sendiri.
"Dia belum jadi korban secara hukum. Jadi belum bisa laporan," katanya.
Apa yang diucapkan Erlikh ini bertolak belakang dengan pengakuan Roy saat tiba di Polres Jakarta Barat. Dia mengaku kedatangannya ke sana untuk melaporkan sang mantan asisten terkait kasus penipuan.
Seperti diketahui, Muhammad Syahroni mengiming-imingi beberapa klien buat konsultasi dengan Roy Kiyoshi. Sayangnya uang tersebut tidak masuk ke rekening Roy Kiyoshi ataupun ibunya, Meilany Chandrawati melainkan ke rekening pribadi Muhammad Syahroni.
Baca Juga: Pose Bareng Dinar Candy, Enda Ungu Diperingatkan Warganet
Total sudah ada 30 orang yang kena tipu dengan kerugian mencapai lebih dari Rp 300 juta. Roy Kiyoshi mengaku sudah hilang kontak dengan lelaki tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Penampilan Wajah Rossa Dibilang Mirip Roy Kiyoshi, Oplas?
-
Roy Kiyoshi Pamer Kemesraan dengan Perempuan Cantik, Warganet Ramai Mendoakan Berjodoh
-
Seminggu Nikah, Roy Kiyoshi Prediksi Rumah Tangga Luna Maya Bakal Mulus Tanpa Cacat
-
Operasi Plastik Roy Kiyoshi Berakhir Gagal, Ada Bekasnya di Dekat Mata
-
Bikin Merinding, Kisah Nafa Urbach Hadapi Langsung Hantu Banaspati yang Muncul di Rumahnya
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Banyak yang Mundur, Hamish Daud Tetap Berangkat Umrah di Tengah Konflik Timur Tengah
-
Cristiano Ronaldo Kabur ke Madrid Gunakan Jet Pribadi Usai Serangan Iran? Begini Faktanya
-
Kabar Menyayat Hati, Masjid Al Aqsa Tak Gelar Salat Tarawih untuk Pertama Kali
-
Viral Harga Bensin di Iran Cuma Rp500 per Liter, Jadi yang Termurah di Dunia
-
2 Kapal Tanker Pertamina Terjebak Perang Iran vs AS - Israel, Stok BBM Nasional Cuma Aman 20 Hari?
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Dihujat Gara-Gara Berkeliaran Saat Terkena Campak, Ruce Nuenda Minta Maaf
-
Gempa M 4,3 Guncang Iran di Tengah Perang, Muncul Spekulasi Uji Coba Nuklir di Media Sosial
-
Berandai Anaknya Naksir Verrell Bramasta, Rindradana: Salah Didik Saya
-
Isu Jenderal Israel Ancam Indonesia Viral, Netizen +62 Ramai Beri Respons Kocak