Suara.com - Prahara antara Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar masih terus bergulir. Tak hanya Fairuz, Sonny Septian juga geram atas omongan Galih Ginanjar yang menyebut bagian pribadi Fairuz A Rafiq berbau ikan asin.
"Kita tabayyun aja, kita ketemu empat mata. Laki-laki yang dinilai kayaknya lebih ke otak ketimbang mulutnya," ujar Sonny Septian.
Menanggapi hal ini, Galih Ginanjar mengaku siap jika diajak bertemu empat mata oleh Sonny Septian.
"Yang dinamakan laki-laki yang dipegang otaknya kata dia (Sonny), kalau menurut gua yang dijaga ya sopan santunnya," kata Galih Ginanjar.
Lebih lanjut, Galih Ginanjar menyinggung soal sopan santun Sonny Septian saat akan menikahi Fairuz A Rafiq.
"Lo aja mau kawin enggak komunikasi sama gue bro. Kata orang Jawa kan harus kulo nuwun juga. Sebagai laki-laki apalagi publik figur kan pernah ketemu satu sinetron, dia gak ada komunikasi," ujar Galih Ginanjar seperti yang dikutip Matamata.com dari YouTube channel Trans Tv Official Program Brownies (30/6/2019).
Mengetahui hal ini kakak Fairuz A Rafiq, Ranny Fahd Arafiq turut memberikan tanggapannya.
Sebagai sang kakak, Ranny Fahd Arafiq tidak terima sang adik disebut berbau ikan asin. Ia juga menjawab keberatan Galih Ginanjar karena Sony tidak izin saat akan menikahi Fairuz.
Baca Juga: Dihina Bau Ikan Asin, Fairuz A Rafiq Siap Bikin Laporan Senin
''Trus @sonnyseptian mo kawin ama @fairuzarafiq ga ngomong2 ama dia. Dia permasalahkan. Emang lo siapeeee,'' tulis Ranny.
Kakak Fairuz juga menyinggung bahwa Galih Ginanjar merupakan sosok mantan suami yang tidak tahu diri.
''Ga tau diri banget. Giliran mo dilaporin sok baik bahasanya. Minta maaf yang banyak sama Allah tapi hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya,'' imbuhnya.
Tak berhenti disitu, kakak Fairuz A Rafiq beranggapan bahwa apa yang diucapkan oleh Galih Ginanjar tidak hanya menyinggung satu pihak saja. Tetapi banyak melecehkan semua wanita.
''Btw, dia bukan hanya melecehkan 1 perempuan tapi sama saja melecehkan seluruh perempuan loh.''
''Lo jelek-jelekin @fairuzarafiq yang ga pernah bikin masalah ama lo Tong. Kita sebagai keluarga juga ga minta lo disaat Fairuz susah nafkahi anak yang lo buat Tong.''
Berita Terkait
-
Momen Kebersamaan Fairuz A Rafiq dengan Fadia, Sang Kakak yang Ditangkap KPK
-
Fairuz A Rafiq Disorot Usai Kakaknya Ditangkap KPK, Sonny Septian Singgung Hubungan Kakak Adik
-
Dear Fadia Arafiq, Ini 9 Prinsip Good Governance yang Penting Dipahami Kepala Daerah
-
Drama KPK Kejar Kakak Fairuz A Rafiq, Berakhir Gara-Gara Mobil Lowbat
-
Fairuz A Rafiq Bicara soal Diam Usai Kakaknya Ditangkap KPK, Ogah Terseret?
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Robert De Niro Bakar Semangat Jutaan Warga AS di Jalan: Tidak Ada Raja Trump!
-
Haji Faisal Tegas Tolak Reza Arap, Diingatkan Netizen: Jodoh Itu Cerminan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Sinopsis Yohanna: Pergulatan Batin Sang Biarawati di Sumba Timur
-
Film The Hostage's Hero: Aksi Nyata TNI AL Bebaskan Sandera di Selat Malaka
-
Video Clara Shinta Labrak Suami: Bahas Video Call Sex hingga Tak Pernah Beri Nafkah
-
Bintangi Para Perasuk, Angga Yunanda Kesulitan Bersihkan Cat Manusia Silver
-
Antara Teror dan Tawa: Film Tiba-Tiba Setan Siap Tayang 16 April 2026
-
Peran SBY di Nama Anak Kedua AHY dan Annisa Pohan, Terinspirasi Gelar Raja Mataram
-
Nikita Mirzani Berjuang di Balik Penjara: Kasusnya di MA Ternyata Bukan Pemerasan, Tapi ITE?