Suara.com - Ini Alasan Polisi Tolak Laporan Pablo Benua untuk Fairuz dan Hotman
Pablo Benua yang diwakili Andar Situmorang telah ditolak laporannya terhadap Fairuz A Rafiq dan Hotman Paris dengan tuduhan fitnah di Polda Metro Jaya, Senin (15/7/2019). Rupanya, ini alasan polisi menolak laporan tersebut.
"Saya rakyat biasa ditolak dengan alasan kuasa saya dicabut lah. Barusan datang perwira piketnya dan kumpul di sini. Si Pablo dipaksa untuk mencabut kuasa, tapi sampai sekarang (kuasa) belum (dicabut)," ungkap Andar Situmorang usai laporannya ditolak.
Karena alasan itu, Andar Situmorang berencana mendatangi kantor Propam untuk melaporkan para petugas jaga SPKT Polda Metro Jaya. "Saya mau minta ditemani Provost buat laporan," ujar Andar.
Menurut Andar, laporan yang dibuat sederhana, hanya ingin membuat laporan balik ke Fairuz A Rafiq dan Hotman Paris ke polisi. Laporan itu dibuat karena Pablo Benua merasa tidak berada di dalam vlog "ikan asin" itu. Padahal, Pablo pemilik akun YouTube di vlog tersebut.
"Ini kan sederhana, si Pablo dilaporin sama Fairuz pasal 27. Pablo ini tidak mengeluarkan sepatah kata pun (dalam vlog). Pablo melaporkan balik, sederhana, tapi ditolak," jelas Andar Situmorang.
Saat membuat laporan, Andar Situmorang membawa barang bukti berupa flashdisk yang berisi video-video percakapan Fairuz A Rafiq dan Hotman Fariz terkait kasus "ikan asin".
Sedangkan polisi sendiri menyatakan, bukti yang dibawa Andar Situmorang belum kuat untuk membuat laporan dugaan pencemaran nama baik Fairuz A Rafiq dan Hotman Paris.
Baca Juga: Laporan Pablo Benua Ditolak Mentah-mentah Polisi, Hotman Paris : Amin
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution
-
Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam