Suara.com - Dipukul Hanung Bramantyo, Iqbaal Ramadhan Tak Dendam
Untuk mendalami peran sebagai Minke di film Bumi Manusia, Iqbaal Ramadhan sampai harus merasakan pukulan dan tamparan dari sutradara Hanung Bramantyo. Meski begitu, Iqbaal mengaku tak dendam dengan suami Zaskia Adya Mecca itu.
Iqbaal Ramadhan mengakui, Minke adalah satu peran yang paling berat yang pernah ia mainkan. Cowok 19 tahun ini bahkan melakuakn berbagai cara agar peran tersebut maksimal. Salah satunya, mantan personel Coboy Junior itu ta makan nasi.
"Saya menghilangkan rasa nyaman dengan mengurung diri dan tak makan nasi. Pokoknya menyiksa diri sendiri. Sampai akhirnya dibilang sudah selesai syuting, saya lepas Minke dari diri saya. sudah makan lagi, istirahat, dan ngobrol dengan orang-orang di lokasi," kata Iqbaal Ramadhan, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.
Ternyata karena satu dan lain hal, masih ada satu ada satu adegan yang harus diulang. Tapi Iqbaal Ramadhan sudah terlanjur melepas ketidaknyamanan yang diciptakannya.
"Akhirnya minta treatment mas Hanung supaya dapat sakit, sedihnya. Saya merasa butuh rasa sakit fisik yang sebenarnya," jelasnya.
Akhirnya Iqbaal Ramadhan minta disentuh dengan berbagai cara oleh Hanung supaya bisa merasa sakit.
"Awalnya dipukul sama handuk, digoyang-gpoyang. Tapi habis take pertama saya merasa masih kurang puas. Saya bilang mas Hanung minta dipukul lagi. Akhirnya saya dipukul, saya berusaha memancing dengan bilang terus, pukul lagi mas. Sampai akhirnya ditampar. Abis itu langsung ke set, syuting langsung take dan ok. Rasanya nggak bisa diulang," kenang bintang film Dilan 1990 ini.
Baca Juga: Hanung Bramantyo Anggap Presiden Jokowi Cocok Jadi Darsam di Bumi Manusia
Meskipun harus mendapat tamparan dan pukulan, Iqbaal Ramadhan tak menaruh dendam pada Hanung Bramantyo. Dia sadar sepenuhnya perlakukan itu dilakukan agar dapat yang terbaik untuk film Bumi Manusia.
"Setelah itu kira saling memaafkan. Karena kita tahu tujuannya untuk film. Bagaimana hasilnya? Saksikan di film Bumi Manusia pada tanggal 15 Agustus 2019," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Children of Heaven Begitu Lembut Memotret Kemiskinan Hingga Menyayat Hati
-
Dari Angkot sampai TTS, Alasan Film Dilan 1990 Sangat Ikonik!
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Manoj Punjabi Sebut Produksi Film Children of Heaven sebagai Misi Mustahil
-
Kata Hanung Bramantyo soal Film Sang Pengadil jadi Alat Cuci Uang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki