Suara.com - Barbie Kumalasari diperkenankan pulang setelah 12 jam menjalani pemeriksaan lanjutan terkait konten asusila dalam video 'ikan asin' di Polda Metro Jaya, Rabu (17/7/2019). Barbie Kumalasari pun tersenyum lega dan mengucap syukur statusnya tak berubah menjadi tersangka.
"Sudah selesai alhamdulillah. Sekarang tinggal istirahat pulang," kata Barbie Kumalasari di Polda Metro Jaya.
Sekira pukul 23.05 WIB, masih mengenakan setelan pakaian tadi pagi, Barbie Kumalasari mengaku lega pemeriksaannya berjalan lancar. Ada sekitar 30 pertanyaan dilontarkan penyidik.
"Ada beberapa pertanyaan, tapinya aku nggak bisa jelasin pastinya terkait pelaporan (video ikan asin) itu. Itu aja sih. Kurang lebih tiga puluhan (pertanyaan)," jelasnya.
Dicecar 30 pertanyaan selama 12 jam, Barbie Kumalasari pasrah. Ia pun berpamitan dan memohon doa pada awak media.
"Iya soalnya tadi kan break-break dulu. Yang penting doain yang terbaik ya. Aku jalan dulu," pamit Barbie Kumalasari.
Selain Barbie Kumalasari, tiga saksi baru, yaitu Tessa Mariska, Indra Tarigan, dan Tata Liem pun ikut diperiksa Rabu (17/7/2019). Namun, selain Barbie Kumalasari, mereka telah diperbolehkan pulang sejak siang.
Seharusnya, Barbie Kumalasari menjalani pemeriksaan pada Senin (15/7/2019). Namun karena jatuh sakit, pemeriksaan pun ditunda menjadi hari ini. Sebelumnya diketahui, Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan Polda Metro Jaya pada 12 Juli 2019.
Baca Juga: Belum Selesai Diperiksa, Barbie Kumalasari Sedih Tak Jenguk Galih Ginanjar
Berita Terkait
-
Belum Selesai Diperiksa, Barbie Kumalasari Sedih Tak Jenguk Galih Ginanjar
-
Tampil di Vlog Ikan Asin, Galih Ginanjar Tak Dibayar Kok!
-
Rey Utami Stres di Penjara, Berat Badan Turun 3 Kg
-
Merasa Benar, Barbie Kumalasari Tak Takut Jadi Tersangka
-
Heboh Lagu 'Ikan Asin', Hotman Paris : Bagaimana Perasaan Fairuz ?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur
-
Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Pilih Tak Sekamar saat Umrah, Ini Alasannya