Ada yang diperjuangkan KPI
Berbeda dengan Eka Gustiwana, dua YouTuber ini justru setuju jika KPI mengawasi konten digital. Mereka adalah Ria Ricis dan Tasya Farasya.
Ricis berpendapat YouTube memberikan ruang kebebasan berekspresi yang sangat luas. Sehingga menurut dia, perlu ada filter agar konten yang disajikan layak ditonton, khususnya untuk anak-anak.
"Ada yang nggak layak tonton anak, ada prilaku-prilaku yang menyimpang, jadi takutnya dicontoh yang nggak-nggak," kata Ricis kepada SUARA.com.
Apakah pengawasan KPI sama saja membatasi kreativitas, Ricis menolak anggapan itu. Meskipun dia juga sadar bahwa kontennya selama ini aman-aman saja untuk anak-anak.
Adik artis Oki Setiana Dewi ini juga tak sependapat jika ada anggapan KPI terlalu serakah dalam hal pengawasan. Kata dia, pasti ada niat baik di balik keinginan KPI awasi konten digital.
"Mungkin ada yang sedang KPI perjuangkan di balik itu," ujarnya.
Sayangnya, Ricis belum memiliki bayangan seperti apa konsep pengawasan KPI nanti jika memang sudah memiliki payung hukum untuk melakukannya.
Sementara, apa yang disampaikan Ria Ricis senada dengan pendapat Tasya Farasya. Dia sadar banyak sekali konten yang tak layak disajikan kreator konten YouTube sehingga perlu adanya pengawasan.
Baca Juga: Liputan Khusus: Bau Ikan Asin Menyengat, Artis Terpikat
Kekhawatiran Tasya lebih pada konten berbau pornografi. Menurutnya, ada dampak buruk jika anak-anak kecolongan melihat konten tersebut.
"Kalau memang yang dihalangin kayak pornografi atau apa gitu menurut aku malah bagus," ujar Tasya.
Tasya yang tema kontennya selama ini aman-aman saja masih merasa harus berhati-hati. Sebisa mungkin, apa yang disajikan di dalam konten buatannya layak ditonton anak-anak.
"Kayak aku mau ngomong, aku jaga banget. Bukan mau pencitraan karena yang nonton aku juga anak yang masih sekolah. Jadi kayak menurut aku hal yang nggak baik nggak usah dilakukan di sosial media," katanya.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya
-
Sheila on 7 Ngerap Lagi! Intip 3 Fakta Menarik dari Lagu Terbaru Sederhana
-
The Command: Saat Nyawa Prajurit Dikorbankan Demi Ego Politik, Malam Ini di Trans TV
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS
-
Menyentuh! Ayah Bunga Zainal Wafat Usai Semua Anak Berkumpul, Dimakamkan Sesuai Keinginan Istri
-
Buntut IG Diretas dan Bikin Gaduh, Akun Ahmad Dhani Kini Disita Mulan Jameela: Saya Dimarahin
-
Sinopsis Honest Thief: Eks Marinir dan Perampok Ingin Taubat, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
Shafeea Jadi Korban Bully, Ahmad Dhani Singgung IQ Netizen Indonesia yang Rendah
-
Akun IG Diretas Sindikat Sulawesi hingga Makan Korban, Ahmad Dhani Curiga 'Pembunuh Bayaran'