Suara.com - Presenter Ruben Onsu mengaku sejumlah netizen yang membully anak sambungnya, Betrand Peto di Twitter sudah meminta maaf. Hal itu diungkapkan olehnya usai nge-host di program Brownis.
"Mereka kalau lo menyerahkan diri dan melakukan permohonan maaf gue terima dengan baik. Ada beberapa yang minta maaf di Twitter. Karena buat saya ya sudah lo mengakui kesalahan ya sudah," ujar Ruben Onsu di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019).
Namun, suami Sarwendah ini tidak serta merta memaafkan mereka begitu saja.
"Yang mereka minta maaf dari beberapa akun ada beberapa yang gue terima maafnya tapi ada yang gue abaikan. Yang gue terima maafnya karena secara gentle dateng," kata Ruben Onsu.
"Ada yang akun nggak gue maafkan. Nah itu tanda tanya besar ada apa di belakangnya, seserius apa, saya males berkicau dengan hal ini. Karena ada kuasa hukum dan polisi," sambungnya.
Lelaki 36 tahun ini mengatakan sudah terlanjur sakit hati gara-gara Betrand Peto menjadi bahan tertawaan di jagat maya.
"Kalau masalah anak ini jejak digital yang harus dirapihkan. Karena ini bukan anak saya aja, anak saya satu lagi, istri saya, menjadi bahan olok-olokan dan ketawaan dengan sesuatu yang nggak baik," ucap Ruben Onsu.
Seperti diketahui, nama Betrand Peto sempat menjadi perbincangan hangat netizen di Twitter. Hal itu berawal setelah video pelukan dan ciumannya dengan ibu sambungnya, Sarwendah viral.
Baca Juga: Belum Punya Twitter, Betrand Peto Tak Tahu Dibully Warganet
Sebelumnya, remaja 14 tahun ini juga menjadi sorotan saat ikut mengonsumsi ASI dari Sarwendah.
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti
-
Sarwendah Sekarang Kerja Apa? Tahan Tangis Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu
-
Resmi Bergulir, Ruben Onsu Jalani Sidang Perdana Hak Asuh Anak, Absen di Pengadilan Karena Hal Ini
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia