Suara.com - Pedangdut Iis Dahlia akhirnya buka suara tentang putrinya, Salshadilla Juwita yang dihujat nitizen karena dianggap menghina orang India.
Iis Dahlia mengatakan, keluarganya merupakan keluarga demokrasi yang bebas menentukan pilihan. Sehingga jika Salshadilla Juwita tidak menyukai film India itu adalah haknya.
"Di keluarga aku tuh orangnya demokrasi banget, lo mau suka apa, suka apa jadi nggak ada masalah. Kaya anak-anak nggak mau nonton India, tapi tetap temenin nonton (India), begitupun sebaliknya. Jadi, biasa aja," kata Iis Dahlia saat ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).
Sementara terkait hujatan netizen kepada anaknya, Iis Dahlia enggan ambil pusing. Ia mengaku sudah lelah menanggapi komentar miring.
"Kalau netizen mah jangan diladenin, netizen mah biarin aja. Capek banget, mau bagaimana lagi, memang begitu," ungkapnya.
Salshadilla Juwita sendiri rupanya tak mengetahui telah dihujat warganet karena persoalan itu. Kejadian ini juga tidak membuat pedangdut senior itu membatasi anaknya bermedia sosial.
"Nggak, kita mah santai kok. Gue aja baru tau dari kalian (media)," ucap Iis Dahlia.
Semua itu berawal dari postingan Instagram Story Iis Dahlia pada Sabtu (25/1/2020). Disitu, Iis Dahlia meminta agar Salshadilla Juwita fokus menonton film India di televisi bukan menonton drama Korea di ponselnya.
Baca Juga: Putri Iis Dahlia Panen Hujatan Diduga Hina Orang India
"Nggak. lebih suka Korea, lebih enak dilihat orang-orangnya. Bersih," jawab Salshadilla Juwita yang langsung viral di jagat maya.
Berita Terkait
-
Salah Lirik Lagi? Iis Dahlia Kali ini Ngomel Dikata-katain
-
Kebohongan Denada Soal Nafkah Dibongkar, Ressa Ternyata Putus Sekolah dan Mobil Ditarik Leasing
-
Disudutkan Teman Artis Denada, Ressa Rizky Rossano Klaim Disalahkan atas Boikot Ibunya
-
Iis Dahlia Klarifikasi Tuduhan Mengintimidasi Ressa Anak Denada
-
Iis Dahlia Geram Netizen Ikut Campur Masalah Denada: Orang Luar Jangan Sok Tahu!
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Teka-teki Mulai Terjawab, Ravel Entertainment Beri Kode Boyong Avenged Sevenfold ke Jakarta
-
Pacific Rim: Upaya Manusia Ciptakan Jaeger untuk Lawan Kaiju, Malam Ini di Trans TV
-
Jadi Istri Pejabat, Daster Arumi Bachsin Cuma Rp30 Ribuan
-
Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings
-
Terpilih Jadi Severus Snape di Serial Harry Potter, Paapa Essiedu Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Beda Reaksi Fuji Ditanya Gebetan, Full Senyum saat Disinggung Reza Arap
-
Karina Ranau Ngamuk Dibilang Lebay Lebaran di Makam Epy Kusnandar, Tantang Hater Ketemu
-
Reza Arap Salting Parah di Depan Fuji, Rachel Vennya Malah Gencar Godain Terus
-
Prioritaskan Kesehatan, Adhisty Zara Mundur dari Sinetron Beri Cinta Waktu
-
Vokalis Avenged Sevenfold Beri Kode Keras: Kita Harus Balik Lagi ke Jakarta