Suara.com - Putri kedua Sule dan Lina Jubaedah, Putri Deliana mengungkapkan kerinduannya akan kehadiran sosok ibundanya. Pada 12 April, Lina genap 100 hari meninggal dunia.
Kerinduan itu diungkap Putri Delina di Instagram Story-nya. Di situ, perempuan berhijab itu mengunggah foto sang ibu.
"Sekarang Mama sudah tenang banget di sana," tulis Putri Delina.
Dalam kerinduannya, Putri Delina berjanji akan selalu menyelipkan doa untuk Lina Jubaedah di setiap doanya. "Teteh enggak akan pernah lepas doa, Mah," tulis Putri.
Sebelumnya melalui channel YouTube-nya, Putri Delina meng-cover lagu dari Boyz II Men berjudul "A Song For Mama" bersama adiknya Rizwan Fadilah.
Melalui lagu tersebut, Putri Delina mengungkapkan rasa rindunya akan sosok ibundanya. Video tersebut pun diawali dengan tulisan perasaan hati Putri saat ini.
"Ma, kami kangen Mama setiap saat walaupun Mama enggak ada di samping kami. Mama selalu ada di hati kami. Lagu ini untuk Mama, kami sayang Mama, I love you ," kata Putri Delina.
Tidak hanya itu, Putri Delina mengenang kalau sang ibu sangat senang melihat anak-anaknya bernyanyi bersama.
"Mamah senang banget kalau sudah lihat anak-anaknya nyanyi bareng. Kali ini special cover, 'A Song For Mama' kami tidak pernah lepas doa untuk mamah," kata Putri Delina.
Baca Juga: Teddy Tetap Gelar Tahlilan 100 Hari Meninggalnya Lina Jubaedah Saat Corona
Putri Delina pun berjanji akan selalu menjaga kedua adiknya, Rizwan Adriansyach dan Ferdinan Ardiansyach.
"Teteh akan jaga adik-adik teteh sampai tua nanti mah, Al-fatihah. Semoga kalian suka ya sama coveran kami ini, ini salah satu lagu favorit kami. Akhirnya kami baru berani untuk cover," ucap Putri Delina.
Lina Jubaedah meninggal dunia pada 4 Januari 2020. Meninggalnya Lina pun sempat heboh karena anak-anak Lina dari pernikahannya dengan Sule menduga kalau sang ibu meninggal tidak wajar.
Rizky Febian kemudian melapor ke polisi atas kecurigaannya itu. Makam Lina kemudian dibongkar dan jenazahnya diautopsi. Namun dari hasil autopsi, polisi memastikan kalau Lina meninggal bukan karena kekerasan, tapi karena penyakit hipertensi.
Berita Terkait
-
Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks
-
Nathalie Holscher Nikah Besok, Undangan Akad hingga Resepsi Terungkap
-
Bantah Lempar Skrip ke Wajah Kru TV, Sule: Kalau Sofa Pernah
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular