Suara.com - Ramadan tahun ini dirasakan Barbie Kumalasari cukup berbeda. Sebab, suaminya, Galih Ginanjar sedang jalani proses hukum di penjara.
Di hari keempat Ramadan, Kumalasari mengungkapkan kerinduannya atas momen-momen yang hilang. Salah satunya, dulu Galih selalu mencarikannya kolak biji salak untuk berbuka puasa.
"Dia (Galih) hapal banget kalau aku maniak sama biji salak. Jadi setiap mau buka puasa kita jam 4 itu pasti keliling cari biji salak, mau tempat jauh atau dekat, jadi hapalin nih tempat yang enak ini," kata Barbie Kumalasari saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/4/2020).
Hal lain yang dirindukan, Kumalasari dan Galih sering kali berbuka puasa di dalam mobil. Hal itu dilakukan bukan tanpa alasan tentunya.
"Kita suka buka puasa di dalam mobil cari suasana yang berbeda, kalau orang kan di restoran, karena kalau di restoran kan ramai, jadi kita lebih suka beli makanannya entar makan di mobil nongkrong, lebih santai aja," ujarnya.
Untuk sahur, Galih dan Kumalasari biasanya bergantian memasak di dapur. Hal itu kata dia jadi kesenangan sendiri buat pasangan suami istri.
"Biasanya kalau sahur kita balapan masak-masak, jadi sahur yang masak gantian," tuturnya
Seperti diketahui, Galih Ginanjar sudah beberapa bulan berada di tahanan karena tersandung kasus pencemaran nama baik atau kasus ikan asin. Dia pun sudah divonis 2 tahun 4 bulan penjara.Tak puas dengan vonis tersebut, kuasa hukum Galih ajukan banding.
Baca Juga: Soal Ramadan Tahun Ini, Barbie Kumalasari: Penderitaannya Komplit
Berita Terkait
-
Barbie Kumalasari Ngaku Ditipu Sahabat Sampai Rp225 Juta, Ancam Bakal Lapor Polisi
-
Barbie Kumalasari Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah Hingga Demam Tinggi Buntut Hinaan 'Nenek-Nenek'
-
Buntut Hinaan 'Nenek-Nenek', Barbie Kumalasari Laporkan Pengacara Reza Gladys
-
Barbie Kumalasari Laporkan Pengacara Reza Gladys, Tak Terima Dibilang Nenek-Nenek
-
5 Pasangan Artis Ini Masih Ribut Usai Cerai, Terbaru Ruben Onsu dan Sarwendah di Akun Fans
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis