Suara.com - Andre Taulany dan Rina Nose telah meminta maaf kepada Prilly Latuconsina soal candaan dengan marga Latuconsina di televisi. Bintang Danur itu pun telah memaafkan dan menilai hal tersebut tak perlu diperpanjang.
Namun, Ruswan Latuconsina berpendapat lain. Usai melaporkan Andre Taulany dan Rina Nose ke kepolisian karena ucapannya dinilai mengandung unsur SARA, pintu maaf pun sulit dibukakan.
"Oh tidak segampang itu (minta maaf), kita merasa dilukai dan Latuconsina itu adalah marga yang besar dihormati di Maluku," kata Ruswan saat dihubungi, Senin (18/5/2020) malam.
Hingga saat ini, ia memilih untuk memperkarakan kasus tersebut. Ia bahkan menyebut semua orang bermarga Latuconsina tak akan membuka pintu maaf.
"Kita ikuti tahapan lah, kita kembalikan pada seluruh keluarga besar Latuconsina, karena sampai saat ini tidak ada pintu maaf sebenarnya," ujarnya.
Baginya, tak ada alasan tidak tahu jika Latuconsina adalah sebuah marga. Oleh sebab itu, ia memilih biar hukum yang bekerja.
"Ya kita buktikan lah kita akn buktikan unsurnya (tidak tahu/sengaja) kita akan hadirkan saksi ahli untuk gelar perkara nantinya," ungkap Ruswan.
Pelapor yang juga seorang advokat itu mengaku tak membuka jalan kekeluargaan hingga saat ini. Sebab baginya, harga diri Latuconsina dipertaruhkan.
Baca Juga: Kantongi Maaf Prilly, Alasan Andre Taulany dan Rina Nose Tetap Dipolisikan
"Untuk sementara ini nggak bisa, ini persoalan harga diri, kita boleh mati dirantau tapi harga diri keluarga kami itu tidak bisa," terangnya.
Sebelumnya dalam program acara Ini Ramadan yang ditayangkan Net TV, Andre Taulany dan Rina Nose berbalas tebak-tebakan.
“Artis artis apa yang diundang selalu datang?” tanya Andre Taulany.
Rina Nose menjawab, “Ya datanglah kalau diundang.”
Namun bukan itu yang dimaksud. Rekan Sule itu memberikan jawaban, “Prilly Latukondangan.”
Tidak mau kalah, Rina Nose balik bertanya, "Artis, artis apa yang pada saat tertentu merasa kesakitan? Prilly Latukonstraksi,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Horor Prilly Latuconsina Meledak! Danur: The Last Chapter Tembus 2 Juta Penonton dalam 10 Hari
-
Prilly Latuconsina Blak-blakan Nembak Omara Esteghlal Duluan, Dibalas Makalah 4000 Kata
-
Satu Dekade Teror Danur: Simak Preview The Last Chapter, Babak Akhir Perjalanan Risa
-
10 Tahun Perjalanan Risa Saraswati, Danur: The Last Chapter Siap Tayang Lebaran 2026
-
Berapa Biaya Oplas Hidung di Dokter Tompi seperti yang Dilakukan Rina Nose?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
-
Jeje Govinda Diledek Gara-Gara Baru Wisuda, Amy Qanita Klarifikasi Riwayat Kuliah Menantu
-
Film Salmokji: Whispering Water Lagi Viral, Intip Sinopsis dan Jajaran Pemainnya
-
Korban Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Diancam Fisik hingga Disogok Uang
-
Syekh Ahmad Al Misry Dilaporkan Kasus Pelecehan, Beasiswa Mesir Diduga Jadi Kedok Dekati Santri
-
Boiyen Akui Nafkahi Diri Sendiri Selama Menikah, Ini Alasan Gugat Cerai
-
Tak Tutupi Kehamilan Menantu, Eva Manurung Ungkap Jenis Kelamin Calon Anak Virgoun
-
Ogah Foto Gratisan, Pinkan Mambo Todong Fans Pakai Kantong Kresek: Duitnya Mana?
-
Syekh Ahmad Al Misry Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Ini Kronologi dan Pengakuan Korban
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput