Suara.com - Sidang antara rumah produksi Falcon Pictures dan aktor Jefri Nichol kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/6/2020).
Sayangnya, sidang yang beragendakan mediasi antara PT Falcon Picture sebagai pihak penggugat kepada Jefri Nichol (Tergugat 1), sang ibu (Tergugat 2) dan mantan manajernya, Baetz (Tergugat 3) harus ditunda.
Lantaran pihak Jefri Nichol tidak hadir dan hanya diwakili kuasa hukumnya, Aris Marasabessy. "Kalau yang bersangkutan tidak hadir, sebenarnya bisa diwakilkan," kata Aris.
Namun menurut pihak Baetz, absennya Jefri Nichol dan sang ibu justru menghambat proses hukum. Karena sidang harus ditunda hingga dua minggu kedepan.
"Kalau ada iktikad baik, harusnya datang. Ini kan diatur undang-undang, mediasi dulu baru masuk putus perkara," kata Muara Karta, kuasa hukum Baetz.
Mengenai alasan absennya Jefri Nichol dalam persidangan, pengacaranya pun tidak memberikan informasi.
"Sampai sekarang Jefri belum bisa hadir. Tapi kalaupun datang, kami pun tidak melarang," kata pengacaranya.
Sidang mediasi rencananya akan kembali digelar pada 28 Juni 2020 dengan mengharapkan kehadiran Jefri Nichol dan sang ibu.
Baca Juga: Blak-blakan Eks Manajer Jefri Nichol soal Kasus Wanprestasi dengan Falcon
Seperti diketahui, rumah produksi Falcon Pictures telah melayangkan tuntutan pada aktor Jefri Nichol, Februari 2020.
Disebutkan, aktor 21 tahun ini melalaikan kewajiban untuk berperan dalam film produksi Falcon. Ia diharuskan membayar ganti rugi hingga Rp 4,2 miliar pada rumah produksi tersebut.
Berita Terkait
-
Obsesi Viral: Bagaimana Film Baru Warkop DKI Menyentil Fenomena 'Haus Validasi' di Medsos?
-
Singgung Kisah Hijrah Uje, Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Tak Layak Umrah
-
Zahwa Massaid Kerja Apa? Kakak Aaliyah Massaid Punya Karier Mentereng di AS
-
Zahwa Massaid Sekarang Tinggal di Mana? Mesra Kondangan Bareng Jefri Nichol
-
Jefri Nichol Gandeng Mesra Zahwa Massaid di Nikahan El Rumi-Syifa Hadju, Go Public?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan