Suara.com - Artis Ruben Onsu mengenang momen saat hidup susah dalam vlog Helmy Yahya di YouTube yang diunggah belum lama ini. Meskipun sekarang tajir melintir, dia bilang terlahir dari keluarga sederhana.
"Rumah di Bekasi tinggal di rumah tipe 27 yang cuma ada dua kamar, kita empat kakak beradik. Gaji papah aku Rp 1,5 juta," ucap Ruben Onsu.
Demi bisa menyambung hidup, suami Sarwendah ini sampai bekerja sebagai cleaning service di Golden Boutique Hotel Angkasa.
"Aku pernah jadi cleaning service. Di situ lumayan delapan bulanan jadi cleaning service Hotel Golden Angkasa. Terus aku pindah ke Hotel Sahid yang di Cikarang. Saya ngerintis itu bener-bener dari awal. Makanya kalau ke restauran makan selalu kasih tips karena pernah mengalami itu," tutur Ruben Onsu.
Saat itu, bapak dua anak ini sudah bergabung dengan Lenong Bocah. Hanya saja masa kejayaan Lenong Bocah sudah redup.
"Itu lagi Lenong, cuma Lenong Bocah lagi redup. Makanya saya kembali bekerja," ucapnya.
Dulunya, Ruben Onsu tidak pernah kepikiran buat menjadi selebritis. Meskipun adiknya, Jordi Onsu sudah lebih dulu menjadi artis.
"Papah nggak suka, akhirnya saya mengawali nganterin Jordi duluan. Dia duluan jadi artis. Saya nggak kepikiran jadi artis. Yang suruh saya itu Aditya Gumay," jelas Ruben Onsu.
Baca Juga: Ruben Onsu Kepikiran Buka Bisnis Geprek Bensu Usai Jualan Telur
Di sinilah karier bos Geprek Bensu ini dimulai. Selama merintis kariernya, dia sampai numpang hidup dengan Aditya Gumay.
"Saya pernah numpang hidup sama dia. Karena saya nggak meratap-ratap, bawa tas seminggu. Numpang ke rumah bang Adit, terus ke kosan Chika Waode. Gantian sama Olga. Ntar di depan kamar mandi tidurnya. Ntar dimana. Tapi nggak sedih, karena happy aja," ucapnya.
"Dia (Aditya Gumay) nggak pernah minta apa-apa. Makanya setiap dia minta tolong, saya selalu siap. Nggak ada yang bisa saya lakukan, saya selamu bilang ke staf saya, nggak ada Ruben Onsu, kalau nggak ada Aditya Guma," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Dituduh Tak Beri Nafkah, Perjanjian Bayar Rp200 Juta per Bulan dengan Sarwendah Dibongkar
-
Dituding Tak Ada Andil di Rumah Mewah Sarwendah, Ruben Onsu Menohok Beri Kode Penghasilannya
-
Dituduh Tak Punya Andil Bangun Rumah yang Kini Ditempati Sarwendah, Ruben Onsu Akhirnya Klarifikasi
-
Dituding Lakukan Pesugihan di Gunung Kawi demi Ruben Onsu, Sarwendah Geram: Itu Syuting Podcast!
-
Sarwendah Bantah Tuduhan Pesugihan di Gunung Kawi untuk Guna-Guna Ruben Onsu
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Demi Jerry Yan Cs, 13 Fans F4 Niat Jahit Aksesoris Baju Sebulan sebelum Konser FForever
-
Magis The Beatles di Tangan Bilal Indrajaya: Sukses Bius Ratusan Penonton Java Jazz 2026
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Temani Sang Ibu Nonton Konser FForever, Joshua Suherman Beruntung Dapat Akses Tiket Khusus
-
Shadow in the Cloud Malam Ini: Chloe Grace Moretz Terjebak di Ruang Sempit dengan Monster
-
Rekomendasi Sinema Asia di Netflix: A Foggy Tale, Kisah Penjemputan Jenazah Korban Politik
-
Edge of Tomorrow Malam Ini: Ketika Tom Cruise Terjebak dalam Labirin Waktu yang Mematikan
-
Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar
-
Sebuah Pengorbanan: Dilema Hati Rhoma Irama antara Ani atau Rika, Malam Ini di ANTV
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik