Suara.com - Perjuangan Dhawiya Zaida dalam mengawal persidangan suaminya, Muhammad Basurrah berbuah pahit. Pasalnya sang suami divonis lima tahun penjara dan denda sebesar Rp 800 juta.
Menurut Dhawiya, putusan tersebut tidak adil. Menurutnya, suami layak direhabilitasi bukan ditahan di penjara.
"Kita semua tahu faktanya, bahwa Muhammad adalah seorang korban penyalahguna yang saat ditangkap pun dia juga dalam masa pengobatan," kata Dhawiya, ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (3/7/2020).
Walau sudah keluar dari RSKO Jakarta, Muhammad Basurra masih dikatakan sebagai pasien rehabilitasi. Bahkan namanya pun masih tercantum di sana.
"Baru selesai dua bulan, jadi artinya berkas semua masih lengkap, kartu masih ada, semua masih ada. Nama masih tercantum sebagai pasien di Rehabilitasi RSKO," jelas Dhawiya.
Sayang berkas-berkas sebagai pasien RSKO tidak membantu Muhammad Basurra bisa bebas dari vonis penjara.
"Tapi dengan tidak diresponnya berkas-berkas kami, ya di situlah saya mulai merasakan ada sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang berlaku," tuturnya.
Menurut Dhawiya, seharusnya sang suami layak direhabilitasi sesuai undang-undang yang berlaku.
Baca Juga: Suami Divonis 5 Tahun Bui, Dhawiya Zaida Bercucuran Air Mata
"Artinya apa yang ditetapkan pada undang-undang (tentang narkotika) tapi tidak dilaksanakan," tutur Dhawiya.
Berita Terkait
-
Tasyi Athasyia Sewot Dibilang Mirip Dirinya, Elvy Sukaesih Buka Suara
-
Tak Hanya Pinkan Mambo, Artis Ini juga Minta Mahar Rp100 Ribu
-
Debut Akting Bareng Dhawiya, Elvy Sukaesih Jadi Mertua Julid di Series Arab Maklum
-
Lihat Teman Lagi 'On', Dhawiya Zaida Sering Tergiur Kembali Pakai Narkoba
-
Elvy Sukaesih Sempat Dikira Pakai Narkoba Gara-Gara Dhawiya Zaida
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock
-
Fariz RM Diam-Diam Bebas Penjara, Tak Ada yang Jemput: Kayak di Film-Film
-
Review Bridgerton Season 4 Part 2: Saat Benedict Dipaksa Memilih Cinta atau Status