Suara.com - Drummer band J-Rocks, Anton Rudi Kelces mengaku belum terlalu lama menggunakan ganja. Hal itu diungkap kepada polisi setelah dia ditangkap.
"Tapi memang sebelum ini pernah 7 tahun yang lalu dia menggunakan. Itu pengakuannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Pelabuhan Tanjung Priok , Jakarta Utara, Sabtu (22/8/2020).
Alasan Anton memakai ganja belakangan ini karena terlalu lama menganggur di rumah. Jadwal manggun J-Rocks kosong selama pandemi Covid-19.
"Tapi di masa pandemi Covid-19 ini, mereka mengaku memang, job berkurang, kemudian dia isi semua dengan hal-hal yang disalahguanakan dengan menggunakan barang haram ini," ujar Yusri.
Sampai saat ini polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut. Dalam pengembangannya, polisi juga berhasil mengamankan 1 kilogram ganja yang dikirim dari Aceh dengan menggunakan jasa pengiriman barang.
"Kemudian dilakukan pengambilan barang bukti tersebut, 1 kilogram ganja kering yang berhasil diamankan melalui jasa pengiriman yang diterima, ini saudara M," katanya.
Seperti diketahui, tadi malam pihak kepolisian memberikan rilis penangkapan Anton J-Rocks atas kasus narkoba.
Tidak sendiri, Anton diamankan bersama tiga orang lainnya.
Dua diantaranya adalah kru J-Rocks yakni Muslihyadi dan Dyansiwi Nugroho. Sementara satu lagi yaitu mantan kru grup band tersebut, Wijaya.
Baca Juga: Kena Ciduk Terkait Ganja, Polisi: Drummer J-Rocks Hanya Sebagai Pengguna
Sampai saat ini polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut dan mengejar pemasok utama ganja berinisial D.
Anton ditangkap di rumahnya, Serpong, Tangerang Selatan pada 18 Agustus 2020. Penangkapannya merupakan pengembangan dari kasus narkoba yang lebih dulu menjerat DN, kru J-Rocks.
Dari penggeledahan, polisi menemukan satu toples ganja kering yang disimpan di kulkas. Selain itu, ada juga satu paket plastik biji ganja di dalam kotak di atas lemari.
"ARK mengakui bahwa ganja tersebut dibeli dari DN seharga satu juta rupiah," ujar Yusri.
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci