Suara.com - Artis Tamara Bleszynski tengah menjadi sorotan publik. Bagaimaan tidak, dia menyinggung soal angka kasus virus corona atau COVID-19 semakin meningkat di Indonesia.
Padahal, Tamara Bleszynski mengatakan bahwa sosok yang dianggap membuat COVID-19 semakin merajalela yakni Jerinx Superman Is Dead (SID) tengah berada di penjara.
"Jadi guys, COVID-19 beritanya naik lagi yah. Orang yang buat kamu tersinggung karena ucapannya sudah dipenjara," tulis Tamara Bleszynski sebagai sindiran dalam di Instagram belum lama ini.
Tak cuma itu, perempuan 45 tahun ini juga menyinggung soal masker. Dia bilang masker merupakan hak setiap orang.
"Jadi Pakai masker kalau itu pilihanmu. Tapi jangan teriak-teriak doang pakai masker, penjarakan orang, sementara Instagram Story-mu bebas masker ANJAYana," sambungnya.
Dia juga merasa tidak adil apabila tak pakai masker tidak mendapat teguran keras.
"Penjara atau denda juga bagi kamu yang tidak pakai masker ketika di luar rumah dan jelas nyata dipajang di story dan atau post IG mu semasa COVID-19 ini. Harus adil dong yah kan," tuturnya.
Tidak menunggu lama, unggahan Tamara Bleszynski itu pun langsung dibanjiri komentar beragam dari para netizen.
"Nggak perlu bicara kalau nggak punya kapasitas di bidangnya," ujar @lexsus_0909 di kolom komentar.
Baca Juga: Soal Kasus Jerinx SID, Tamara Bleszynski: 6 Tahun Tidak Berimbang
"Nggak usah bela-bela deh. Kalau sudah sifat nggak bisa berubah," imbuh @hadiantoe.
"Mba Tam harus hati-hati ih. Sensitif kan kalau ngomongin corona mah," timpal @andrianaramlan.
"Jelas naik terus orang yang meninggal belum tentu kena COVID-19. Pihak RS, langsung menyatakan positif COVID-19," tambah @bolkistoretto.
Seperti diketahui, Tamara Bleszynski menjadi salah satu public figure yang getol memberikan dukungannya terhadap Jerinx SID.
Drummer SID ini kini tengah ditahan di Polda Bali atas dugaan kasus pencemaran nama baik. Dia dianggap menghina Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan menyebut IDI sebagai kacung WHO.
Jerinx SID juga menjadi salah satu artis yang menyuarakan bahwa COVID-19 tidak semenakutkan pemikiran banyak orang. Karenanya, dia tidak pernah menggunakan masker.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional