Suara.com - Aktris Chintami Atmanegara telah dimintai keterangan sebagai saksi di Polres Jakarta Selatan, terkait kasus dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya, Dio Alif Utama.
Hal tersebut dibenarkan oleh pengacara Chintami Atmanegara, Yasmine Soerahman. Dia mengatakan bahwa kliennya sudah memenuhi panggilan pihak penyidik.
“Kita sudah jalani pemeriksan, kan temen temen nggak setiap hari di sini kan. Jadi waktu kita periksa alhamdulillah lagi sepi,” ujar Yasmine saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2020) malam.
Sang aktris diperiksa pekan lalu. Kini pihaknya hanya menunggu beberapa saksi tambahan lagi yang ia ajukan untuk diperiksa.
“Kan untuk saksinya kalau nggak salah dari LP aja ada empat atau lima orang saksinya, dari kita juga ada tambahan saksi lagi tunggal tunggu undangan saksi berikutnya,” ungkap Yasmine.
“Belum ada (undangan panggilan), kalau di LP itu kan saya liat dari media sosial. Ditulisin atas nama Ita, Enung, Eka, kebetulan memang karyawan dari bu Cintami, Enung juga ART di rumah bu Cintami, nah ini kita belum dapet surat undangannya,” sambungnya lagi.
Yasmine menegaskan bahwa baru Chintami Atmanegara yang menjalani pemeriksaan kepada pihak berwajib. Sementara itu, Dio Alif Utama belum diperiksa.
“Belum ada panggilannya ya (Dio), biasanya yang akan dipanggil saksi-saksi dulu nih, setelah semua dipanggil ada alat bukti yang didapat baru dipanggil yang namanya terlapor, seperti itu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yasmine memastikan bahwa kliennya akan tetap kooperatif menjalani proses hukum yang tengah berjalan.
Baca Juga: Dituduh Chintami Atmanegara Curi Sepeda, Deanni Tempuh Upaya Hukum
“Sangat tidak benar, dari kami gini, bu Cintami sangat terkenal ya, dari saya kecil sangat terkenal. Dia nggak perlu lagi cari panggung, saat kami periksa nggak perlu telepon temen-temen media dong,” bebernya.
Sebelumnya, perempuan bernama Deanni melaporkan anak Chintami Atmanegara, Dio Alif Utama atas dugaan penganiyaan. Laporan itu dibuat ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 8 Agustus 2020.
Dalam laporan tersebut Dio Alif Utama dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan ancaman hukuman penjara 4 tahun.
Chintami Atmanegara diperiksa sebagai saksi lantaran dianggap berada di lokasi kejadiaan saat penganiayaan tersebut terjadi.
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur
-
Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Pilih Tak Sekamar saat Umrah, Ini Alasannya
-
Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta
-
Bak Film Bollywood, Lina Mukherjee Resmi Dipersunting Lelaki Italia di Pernikahan Impiannya