Suara.com - Penyanyi Billie Eilish kembali mendapat ejekan dan hinaan bentuk tubuh atau dikenal body shaming. Lantas kenapa Billie Eilish kena body shaming lagi? Berikut ini alasannya.
Pada Jumat (12/10/2020), beredar foto Billie Eilish keluar rumah dengan memakai tank top warna cokelat, celana pendek, sandal Yeezy, dan kaus kaki Gucci. Billie Eilish juga kelihatan tidak memakai riasan wajah.
Penampilan tersebut dianggap bukan tampilan biasa Billie, karena dirinya terkenal hobi memakai baju dengan ukuran yang besar, sehingga membuat banyak orang tidak bisa melihat lekuk tubuh Billie.
Saat Billie Eilish tertangkap kamera paparazzi keluar rumah dengan pakaian yang tidak biasanya itulah, netizen langsung mengeluarkan komentarnya. Kebanyakan orang memang memuji penyanyi berusia 18 tahun itu. Tetapi ternyata masih ada aja beberapa orang yang memilih untuk melakukan body shaming terhadap Billie Eilish.
Billie Eilish Kena Body Shaming di Media Sosial
Seperti yang diwartakan The Guardian (14/10/2020), seorang pria di Twitter menghina Billie Eilish dengan kalimat body shaming sembari mengatakan,
"Dalam 10 bulan, tubuh Billie Eilish telah mengembang seperti ibu-ibu berusia pertengahan 30-an."
Foto Billie Eilish yang beredar di dunia maya tersebut diduga diambil oleh seorang paparazzi, juru foto bayaran yang memburu para selebriti, saat dirinya berada di Los Angeles. Tidak lama setelah insiden tersebut, Billie Eilish pun bereaksi atas penghinaan terhadap bentuk tubuhnya.
Lewat Instagram Stories miliknya, Billie Eilish membagikan video Chizi Duru tentang pentingnya tubuh. Dalam video tersebut, Duru berkata:
Baca Juga: Foto Barunya Viral, Billie Eilish Diledek Seperti Ibu-ibu
"Kalian harus mulai tidak berpura-pura terhadap tubuh asli, oke? [...] Keberanian itu normal - itu normal, termasuk payudara kendor, terutama setelah menyusui."
Billie Eilish termasuk salah satu artis yang sering menyuarakan tentang body shaming. Pada bulan Mei 2020 yang lalu, dirinya pernah merilis film pendek yang berjudul Not My Responsibility, yang mengomentari opini publik tentang tubuh dan penampilannya.
Film Billie Eilish tersebut membawa pesan yang kuat agar tidak malu terhadap tubuh, karena merupakan otoritas terhadap kita sepenuhnya. Berbicara tentang body shaming, lantas bagaimana menurut pendapat pribadi Anda? Apakah Anda setuju dengan pendapat Billie Eilish, atau justru sebaliknya?
Nah, itulah penjelasan kenapa Billie Eilish kena body shaming lagi.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover