Suara.com - Mantan bintang cilik, Yusuf Mahardika yang pernah tenar lewat peran Si Madun mengaku pernah membunuh seseorang. Kesedihan itu bahkan masih dirasakannya hingga saat ini.
"Aku pernah bunuh orang bang, percaya nggak?" ucap Yusuf Mahardika dikutip dari channel YouTube Alfie Alfandy, Kamis (22/10/2020).
Alfie Alfandy yang mendengar pengakuan itu sontak terkejut. "Hah? Gimana? Ini jadi program jadi buser kayaknya," tutur aktor yang mirip almarhum Ustaz Jeffry Al Buchori ini.
Menurut Yusuf Mahardika, peristiwa itu terjadi saat usianya menginjak 12 tahun. Di mana sinteron Tendangan Si Madun menjadi favorit anak-anak.
"Dengar kabar ada anak di Jawa Tengah atau Jawa Timur itu, pamit sama ibunya beli kaos Madun di pasar," kisah Yusuf Mahardika.
"Tapi anak itu malah ketabrak dan meninggal. Aku pas dengar kabarnya, langsung nangis," imbuhnya.
Kejadian itu seolah membuat Yusuf Mahardika menjadi seorang pembunuh. Lantaran gara-gara dirinya, bocah tersebut bisa meninggal dunia.
"Biarpun aku nggak kenal, tapi alasan mau beli baju Madun, itu yang bikin ahh.. Pas dia meninggal, aku ngerasa astaga sudah kayak bunuh orang bang, nyawa itu," terangnya.
Mendengar penjelasan itu, Alfie Alfandy mengatakan ia salah menduga. Karena dikira Yusuf Mahardika benar-benar membunuh seseorang dengan tangannya sendiri.
Baca Juga: Pernah Jadi Tukang Ojek Payung, Ini Fakta Ibnu Rahim Bintang Sinetron Madun
"Astagfirullah, gue kira elu nusuk orang," katanya.
Namun tetap saja peristiwa itu membuat Yusuf Mahardika seperti telah menghabisi nyawa seseorang.
Sejak saat itu Yusuf Mahardika berjanji dalam diri, apabila ada anak yang mengidolakan dirinya akan langsung ditemui selelah apapun.
Pernah satu waktu ada anak pengidap tumor yang ingin bertemu dengan Madun. Pulang syuting tanpa istirahat, Yusuf Mahardika langsung menemuinya.
"Alhamdulillah dia senang. Aku ajak ke lokasi dan seminggu kemudian dia meninggal," kenang lelaki yang kini berusia 21 tahun itu.
"Memang katanya cita-cita dia mau ketemu Madun," kata Yusuf Mahardika menambahkan.
Berita Terkait
-
Menilik Kukungan Mama Atas Nama Kasih Sayang Film Crocodile Tears
-
NGORBIT: Yusuf Mahardika & Zulfa Maharani Ungkap Sisi Emosional di Balik Layar Crocodile Tears
-
Film Crocodile Tears Angkat Dinamika Keluarga Toxic: Penuh Cinta tapi Menyekap
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap
-
Ibrahim Risyad Ogah Jadi Babu Salshabilla Adriani, Reaksi Yusuf Mahardika Jadi Sorotan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover