Suara.com - Memperingati Hari Pendidikan Nasional, situs google.co.id memampang wajah tokoh pendidikan Tino Sidin. Tokoh ini terkenal dengan topi pelukis yang selalu melekat di kepalanya.
Dalam gambar yang ditampilkan Google, terlihat ada lima bocah yang terlihat tengah asyik menggambar. Di sebelah kanan ada tokoh Tino Sidin dengan topi khas dan berkacamata, sambil mengucapkan kalimat, "bagus!".
Lantas, siapa sebenarnya Tino Sidin, sehingga dipilih sebagai Google Doodle?
Tino Sidin atau lebih dikenal Pak Tino adalah guru yang sangat terkenal di acara "Gemar Menggambar" yang ditayangkan stasiun TVRI.
Awalnya, "Gemar Menggambar" tayang di stasiun TVRI lokal Yogyakarta pada 1969. Karena diminati, acara ini kemudian diputar secara nasional pada 1978 hingga 1989.
Acara ini pun kemudian menjadi semacam acara wajid tonton anak-anak sekolah ketika itu.
Di acara "Gemar Menggambar" Tino Sidin mengajarkan anak-anak menggambar dengan macam-macam triknya. Ciri khasnya, Tino selalu memulai gambar dengan perpaduan garis-garis lurus dan garis-garis melengkung.
Trik ini pun membuat anak-anak merasa senang karena menggambar terasa mudah dan menyenangkan.
Salah satu ciri khas lainnya, Tino Sidin selalu memuji apapun hasil gambar dari anak-anak dengan ungkapan "Ya, bagus".
Baca Juga: Ada "Bagus!" Pak Tino Sidin di Ikon Google, Anak-anak Era 80-an Pasti Tahu
Tino Sidin lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara pada 25 November 1925. Tino meninggal dunia pada 29 Desember 1995.
Nama Tino Sidin kini diabadikan menjadi nama Museum Taman Tino Sidin yang didirkan di kediaman Tino di Yogyakarta pada 2017.
Berita Terkait
-
Google Doodle Hari Ayah 2025, Simbol Cinta dan Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak
-
Google Doodle Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Ini Maknanya
-
Pacu Jalur 'Aura Farming' Jadi Google Doodle Hari Kemerdekaan Indonesia 2025
-
Kopi Susu Gula Aren, Minuman Kekinian dengan Akar Tradisi Indonesia
-
Alasan Kopi Susu Gula Aren Jadi Google Doodle Hari Ini, Ternyata Bukan Cuma Tren!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Deretan Pemain The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Terungkap, Ada Jamie Dornan
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
6 Film Horor 2026 Paling Dinantikan yang Siap Menghantui Bioskop!
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Thriller Medis, Terbaru Reverse yang Dijamin Bikin Tegang
-
Mahalini Dicap Sombong, Ingat Lagi Pernyataan Irfan Hakim Soal Sikap Jebolan Ajang Pencarian Bakat
-
Sammy Simorangkir Bawakan Lagu Karya Badai di Konser 20 Tahun, Promotor Pastikan Royalti Dibayar
-
Kronologi Isu Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Mencuat, Berawal dari Konten TikTok
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap