Suara.com - Nasib pernikahan Aura Kasih dan Eryck Amaral berada di ujung tanduk. Pengadilan mengungkap penyebab Aura gugat cerai lantaran tak tahu keberadaan sang suami.
"Tidak lengkap secara sepenuhnya ya (alasan cerai). Tapi dalam hal ini Shahiyani (Aura) yang beralamat di Bangka, Mampang Prapatan, suaminya tidak berada di Indonesia atau tidak diketahui lagi alamatnya di Indonesia atau alamatnya yang lain," kata Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Taslimah, di kantornya, Jumat (18/12/2020).
Aura Kasih diduga sudah lama tak tinggal dan berkomunikasi dengan sang suami. Karenanya, dia sampai tak tahu alamat Eryck Amaral.
"Kalau alamatnya gaib kita maknakan itu sudah berbeda alamat. Berbeda tempat tinggal," ujarnya.
Bahkan, Aura Kasih tak bisa mengirimkan surat gugatan cerainya ke model asal Brazil itu. Sebabnya, Eryck Amaral dipanggil melalui media massa.
"Karena ini tergugat alamatnya gaib, berdasarkan PP nomer 9 tahun 75 pasal 27 bahwa untuk pemanggilan dilaksanakan melalui media masa, dalam hal ini radio RRI, melalui ayat 3 juga disampaikan melalui Bupati dan Walikota," ujarnya.
"Jadi panggilan dilaksanakan dengan cara menempelkan pengumuman PA Jakarta Selatan dan juga kantor Bupati atau Wali Kota Jakarta Selatan," katanya lagi.
Kabar keretakan rumah tangga Aura Kasih dan Eryck Amaral ini sebenarnya sudah berembus sejak Desember 2019. Kala itu, sang penyanyi disebut telah melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Namun, kabar tersebut ditepis oleh sang manajer, dan mengaku Aura Kasih dan suami masih tinggal serumah.
Baca Juga: Aura Kasih Resmi Gugat Cerai Suami, Tuntut Hak Asuh Anak
Kabar cerai beredar lantaran Eryck Amaral lama tak pernah terlihat bersama Aura Kasih. Terakhir, Aura Kasih menjelaskan sang suami sedang ada pekerjaan di Hong Kong.
Aura Kasih mendaftarkan pernikahan pada 21 Desember 2018. Aura Kasih menikah dengan model asal Brazil itu pada 26 Desember 2018 di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tag
Berita Terkait
-
Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil
-
Drama Aura Kasih Berlanjut, Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Ridwan Kamil di Luar Negeri
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Aura Kasih Edit Profil IG, Disebut Hindari Inisial Nama Lamanya di Isu Ridwan Kamil
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun