Suara.com - Polisi telah menghentikan kasus pelanggaran protokol kesehatan Raffi Ahmad. Selain itu, ayah Rafathar Ini pun telah meminta maaf melalui akun Instagram-nya.
Meski begitu, sidang gugatan perdata Raffi Ahmad di Pengadilan Negeri Depok tetap bergulir. David Tobing sekalu pihak penggugat dengan tegas menolak permintaan maaf dari Raffi Ahmad lantaran dianggap melecehkannya.
"Bukan hanya dari saya, tetapi ada yang berkeluh kesah melapor ke saya bahwa itu (permintaan maaf Raffi) seakan-akan melecehkan. Saya merasa dilecehkan," ujar David Tobing usai sidang di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (27/1/2021).
David Tobing menilai, permintaan maaf Raffi Ahmad di Instagram tak menunjukkan keseriusan. Tak hanya itu, dia menduga mimik wajah Raffi tak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya tersebut.
"Kenapa? Ya mimik yang tidak ada penyesalan dan sebagainya," kata David Tobing dengan nada tegas.
David menilai apa yang dilakukan Raffi Ahmad usai menerima vaksin Sinovac dan kemudian hadir dalam pesta, begitu fatal. Terkait hal itu, dia khawatir suami Nagita Slavina yang memiliki hampir 50 juta followers di Instagram, akan menjadi contoh bagi idolanya
"Apa yang dilakukannya ini fatal sekali. Bahwa sekali kalau apa yang dia lakukan ditiru oleh 49,7 juta followernya. Maka kami minta dia serius minta maaf," kata David Tobing.
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Depok, Hakim Ketua Eko Julianto menyatakan bahwa Raffi Ahmad selaku tergugat tidak hadir secara formil dalam persidangan. Demikian juga dengan kuasa hukum Raffi, yang tidak membawa surat kuasa.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Alasan Pengacara Sulit Dapat Surat Kuasa Raffi Ahmad
"Jadi dalam persidangan, secara formil, tergugat Raffi Ahmad tidak hadir dalam sidang, demikian juga pihak yang dinyatakan kuasa, belum sah sebagai kuasa," ucap Eko Julianto.
Persidangan kali ini akhirnya ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Depok. Sidang berikutnya akan berlangsung pada Rabu (3/2/2021) pukul 09.00 WIB.
Sekedar mengingatkan Dave Tobing mengajukan gugatan pelanggaran prokes Raffi Ahmad ke Pengadilan Negeri Depok, pada Jumat (15/1/2021) lalu. Gugatan itu teregister dalam nomor perkara 13/Pdt.G/2021/PN Dpk.
Raffi Ahmad diduga melanggar aturan saat menghadiri acara ulang salah seorang pengusaha. Kala itu dia terlihat berkumpul dan berfoto-foto tanpa memakai masker setelah melakukan vaksinasi Covid-19.
Tag
Berita Terkait
-
Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?
-
IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Respons Raffi dan Nagita Soal Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang
-
Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad
-
Viral Raffi Ahmad Datangi Orozon di Batam, Siapa Pemilik Usahanya?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut