Suara.com - Sidang pelanggaran protokol kesehatan dengan tergugat Raffi Ahmad ditunda. Penyebabnya, pengacara Raffi, Jonathan Tampubolon dan Diego Maradona tak bisa perlihatkan surat kuasa tertulis kepada majelis hakim.
Ada dua alasan kenapa mereka belum mengantongi surat kuasa dari Raffi Ahmad. Pertama, mereka baru ditunjuk Raffi mendampinginya dalam perkara tersebut pada minggu lalu.
"Minggu lalu ya baru diminta Raffi Ahmad, jadi belum (kasih surat kuasa)," kata Jonathan usai sidang di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (27/1/2021).
Alasan kedua, Jonathan sulit bertemu Raffi Ahmad secara langsung karena pandemi Covid-19.
"Karena protokol sebagainya. Jadi sulit bertemu," ujarnya.
Kendati demikian, Jonathan memastikan dia dan tim akan membawa surat kuasa dari Raffi Ahmad pada sidang pekan depan. Dia juga tak ingin menghambat jalannya persidangan.
"Saat ini sedang dipersiapkan jadi kemungkinan kami bawa minggu depan," ucap dia.
David Tobing gugat Raffi Ahmad atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan di masa pandemi covid-19. Dalam gugatannya, dia minta majelis hakim agar perintahkan Raffi tak keluar rumah selama 30 hari sejak menerima vaksinasi.
Lainnya, David minta majelis hakim menghukum Raffi Ahmad dengan cara bikin permohonan maaf di 7 media televisi dan 7 harian Surat Kabar.
Baca Juga: Satgas Covid-19: Raffi Ahmad Telah Menyadari Pentingnya Berperilaku 3M
Protokol kesehatan yang dilanggar Raffi Ahmad terkait kehadirannya dalam sebuah pesta ulang tahun seorang pengusaha di Jakarta usai disuntik vaksin covid-19 di Istana Merdeka. Ayah satu anak itu kedapatan tak memakai masker saat foto bareng.
Raffi Ahmad diduga melanggar aturan protokol kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 3 tahun 2021, tentang Peraturan Pelaksanan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.
Kemudian Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, dan Undang-Undang No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
Berita Terkait
-
Daftar 35 Perusahaan Raffi Ahmad, Viral Usai Disindir Pandji Pragiwaksono Terkait Money Laundry
-
Raffi Ahmad Kembali Terseret Rumor Pencucian Uang, Merry Ahmad: Aku Saksi Hidupnya
-
Rumah Diding Boneng yang Ambruk Mulai Dibangun, Pakai Duit Rp50 Juta dari Raffi Ahmad
-
Bahas 'Money Laundry' Jenderal Polisi, Pandji Pragiwaksono Bercanda Bawa-Bawa Nama Raffi Ahmad
-
Rumah Diding Boneng Roboh, Raffi Ahmad Turun Tangan Beri Bantuan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Segera Terbit, Ini Sosok di Balik Penerbit Buku Ohara
-
Dikenal Tajir, Menu Makanan Sehari-hari Anak Sisca Kohl Jadi Omongan
-
Kini Diakui, Mayangsari Duduk Bersama Keluarga Cendana di Nikahan Darma Mangkuluhur
-
6 Kisah Pahit Aurelie Moeremans di Broken Strings, Alami Grooming sampai Bullying
-
Denada Digugat Rp7 Miliar oleh Pemuda yang Mengaku Anak Kandungnya, Begini Kronologinya
-
Sinopsis Balas Budi: Aliansi Para Wanita Korban Penipuan Yoshi Sudarso
-
Pernikahan Teuku Rassya Putra Tamara Bleszynski Makin Dekat, Pakai Adat Aceh dan Jepang
-
Terinspirasi Gangguan Mistis Nyata Penulis, Sengkolo: Petaka Satu Suro Tonjolkan Drama
-
Tanpa Jump Scare Berisik, Achmad Romie Baraba Hadirkan Horor Atmosferik di Penunggu Rumah: Buto Ijo
-
Review Culinary Class Wars 2: Kurang Seru, Tapi Endingnya Tak Terduga!