Suara.com - Dua produser asal Jepang, AmPm merilis lagu terbaru berjudul "Tokyo". Di mana video klipnya menggambarkan suasana kota di Negeri Sakura tersebut.
Pembuatan lagu "Tokyo" terinspirasi dari kondisi pada 2020 yang terbilang sulit dengan adanya pandemi virus corona (Covid-19). Keadaan ini turut berdampak pada kota mereka di Tokyo, Jepang.
"Kami merasa Tokyo telah berubah, ada keterbatasan yang bisa dilakukan terhadap situasi ini," ucap AmPm dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (29/3/2021).
Maka dengan hadirnya lagu ini, AmPm ingin memberikan semangat baru kepada masyarakat untuk bangkit menghadapi pandemi virus corona.
"Kami berharap siapapun yang mendengarkan lagu ini bisa menemukan antusias dan impresi baru tentang Tokyo. Menyebarkan energi melalui music dance," imbuhnya.
Sebagai pengingat, "Tokyo" tidak akan mengandung lirik. Lagu ini hanya menyajikan house music pada video klip berdurasi lebih dari tiga menit.
"Kami berharap pendengar bisa menikmati musik dalam volume besar dan memicu imajinasi yang lebih luas lagi," ucap AmPm.
Lagu "Tokyo" yang dirilis AmPm mendapat sambutan hangat dari pecinta musik, khususnya untuk kategori musik house. Sebab lagu ini memperdengarkan perpaduan tech house dan deep house yang dikolaborasikan dengan musik Timur.
Rupanya, adanya unsur musik timur tersebut menjadi ciri dari duo AmPm yang identik dengan penggunaan topeng ini. Kini, keduanya juga menyisipkan musik tradisional di dalamnya.
"Hingga kini kami menciptakan banyak lagu dance sebagai akar musik kami. Namun tidak pernah mengeluarkan lagu dance dengan unsur tradisional seperti di lagu ini," terang AmPm.
Penyertaan unsur tradisional menjadi kali pertama dilakukan AmPm sejak debut mereka empat tahun lalu.
"Tokyo" diproduksi label asal Belanda, Sushi Muzik. Meski baru dibangun pada 2020, namun label ini sudah mengeluarkan karya musisi dance legendaris.
Para legenda tersebut di antaranya Norman Doray, Roland Clark, Kryder hingga Eddie Amador.
Seiring dengan perilisan Tokyo, AmPm juga mencetak rekor dengan mempublikasikan lagu Intro.
Hits Intro akan rilis sebagai NFT (non fungible tokens) atau file digital yang diedarkan secara terbatas.
Tag
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Taksi Green SM Berulah Lagi, Tabrak Pemotor Tapi Ogah Minta Maaf
-
Kenapa Elly Sugigi Gemar Sekali Bikin Pernikahan Gimik?
-
Nekat Gali Kuburan, Pria Ini Bawa Kerangka Kakaknya ke Bank Demi Cairkan Uang
-
Viral! Cewek di Tangerang Hobi Pesan Makanan Ojol Tanpa Bayar, Berujung Dilabrak
-
Divonis 7 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum Baru Ammar Zoni Pertimbangkan Banding dan PK
-
Segera Susul El Rumi, Ahmad Dhani Bocorkan Rencana Pernikahan Dul Jaelani dan Tissa Biani
-
Nyaris Tertusuk Besi saat Kecelakaan KRL, Korban Selamat Berkat Cooler Bag
-
Sempat Ragu di Awal, Sahabat Syifa Hadju Ini Minta Maaf ke El Rumi di Hari Pernikahan
-
Mending Negeri atau Swasta? Viral Pria Ini Bongkar Selisih Biaya Rp360 Juta yang Bisa Jadi Aset Anak
-
Viral Debat Panas Bapak-Bapak vs Petugas Saat Kecelakaan KRL, Pertanyakan Sistem Mitigasi KAI