Suara.com - Artis Anya Geraldine mengaku pernah menjadi korban perundungan saat sekolah. Tidak tanggung-tanggung, dia bahkan dibully secara fisik.
Hal itu diungkap Anya Geraldine dalam video 'Anya Geraldine Dibully Tapi Malah Berterima Kasih Karena...' yang diunggah akun YouTube PUELLA ID belum lama ini.
"Dimana pun bullying itu bisa ditemui. Tapi kalau aku waktu itu, ngerasa bullying dari SMP, SMA. Kalau SD mungkin pernah bullying tapi di rumah cuma sama mbak," kata Anya Geraldine mengawali.
Saat SMP, mantan kekasih Bio One ini mengatakan kalau sering mendapat bullying secara verbal.
"Pas sama SMP ini jadi kalau aku lewat itu diteriakin. Itu SMP," bebernya.
Perempuan 25 tahun ini menuturkan pernah ada ditahap tidak mau sekolah lagi. Anya Geraldine sampai bertanya-tanya apa kesalahannya hingga diperlakukan demikian.
"Aku sampe sempat malas sekolah dulu. Aduh aku salah apa sih. Kayaknya aku lewat aja diteriakin, diliatin kayak nggak enak (disinisin)," sambungnya.
Sampai akhirnya dia menerima keadaaan diperlakukan demikian. Ditambah, kasus perundungan yang menimpa Anya Geraldine berlanjut sampai SMA.
Baca Juga: Bilang Rindu, Anya Geraldine Bahagia Sekali Ketemu Rizky Febian
"Pas SMA kayak yasudahlah ntar gue juga dibully sama kakak kelas. Aku waktu itu ngecat rambut dari item jadi agak-agak coklat. Iseng ngecat, tahu-tahu aku lewat di kantin, pas aku lewat itu dijambak," tutur Anya Geraldine.
"Aku lagi bawa makanan warteg sama es teh. Dia bilang 'Ini apaan nih maksudnya rambutnya begini' Aku terus bilang 'Apaan sih'. Aku kabur ke kelas," imbuhnya lagi.
Anya Geraldine merasa bullying di sekolah Indonesia sudah menjadi budaya. Dia pun baru sadar bahwa tindakan itu tidak baik setelah beranjak dewasa.
"Culture kayaknya (bully) biasa. Tapi ini nggak bisa dianggap normal. Gue juga ngerasa dulu gue bego banget mau-mauan digituan. Harusnya dari dulu yasudah gue ngadu atau gimana," tandas Anya Geraldine.
Berita Terkait
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
-
Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan
-
Bullying di Sekolah: Orang Tua Wajib Mengenal Aturan Perlindungan Anak
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Polda Metro Jaya Pastikan Panggil Hotman Paris usai PWI Serahkan Bukti
-
Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian
-
Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan
-
Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah
-
Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027
-
Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026
-
Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat
-
Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P
-
Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD