Suara.com - Baru-baru ini kontes kecantikan Miss Eco International 2021 viral lantaran momen perwakilan Indonesia yakni Intan Wisni yang meminta disediakan penerjemah jadi pembicaraan publik. Seberapa penting ajang kecantikan Miss Eco International ini?
Miss Eco International adalah kontes kecantikan tingkat internasional yang diadakan setiap tahun sejak tahun 2015. Miss Eco diadakan dengan tujuan untuk mempromosikan pariwisata lingkungan di masing-masing negara.
Penyelenggara Miss Eco
Ajang kecantikan Miss Eco International didirikan oleh produser media "BAUTY ECO". Tujuan penyelenggara Miss Eco adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang lingkungan.
Miss Eco diadakan sebagai ajang prestise internasional guna menyatukan perwakilan dari masyarakat dan budaya di seluruh dunia. Delegasi dikirim dengan tujuan bisa mempublikasikan sumber daya lingkungan, budaya, dan keterlibatan internasional dari negara masing-masing.
Kontestan dan Negara yang Mengikuti Miss Eco
Lebih dari 50 peserta dari berbagai negara ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Miss Eco International. Hingga 6 April 2021, berikut adalah peserta yang sudah terpilih :
- Afrika Selatan - Gizzelle Uys
- Albania - Ermiranda Ndoj
- Aljazair - Racha Sahraoui
- Amerika Serikat - Guinevere Davenport
- Argentina - Tati Moreno
- Armenia - Sona Danielyan
- Aruba - Keighley Loopstok
- Australia - Sara Copeland
- Bendera Rusia Bashkortostan - Renata Nadrshina
- Belanda - Stephanie Nete Omogun
- Belgia - Febe Adamczyk
- Bolivia - Hanna Unzueta
- Botswana - Marang Phuthegelo
- Brasil - Caroline Andrade
- Britania Raya -Charlotte Sophie Brooke
- China - Peiyu Yao
- Curacao - Romània Spaltman
- Ekuador - Susan Toledo Arizaga
- Filipina - Kelley Day
- Finlandia - Emilia Lepomäki
- Ghana - Amuadu Perpetual Acquah
- Guinea Khatulistiwa - Maria Lucrecia Nve Maleva
- India - Harshita Bhambhani
- Indonesia - Intan Wisni Permatasari
- Jepang - Mayuko Hanawa
- Jerman - Sabrina-Merlina Binder
- Kanada - Bianca Foo
- Kazakhstan - Dasha-Didar Atmaja
- Kosta Rika - Kristel Ruiz Freeman
- Malaysia - Shavinaa Balan
- Mauritius - Hateefa Low Kom
- Meksiko - Jazmín Olvido Borrego
- Mesir - Basma Dawoud
- Montenegro - Nikolina Bozovic
- Nepal - Anushma Rayamajhi
- Nigeria - Victoria Ibiso Tony
- Palestina - Lauren Imseeh
- Panama - Yasmery Salceda
- Paraguay - Luján Mendoza
- Peru - Lesly Reyna Salazar
- Polandia - Ania Walewska
- Portugal - Carina Patricio Neto
- Prancis - Léa Brasselet
- Republik Ceko - Amálie Foltýnov
- Republik Dominika - Dayanara Leonardo
- Bendera Mauritius Rodrigues - Marie Sylvette Speville
- Selandia Baru - Emma Irene Tan Clough
- Serbia - Anastasija Muric
- Singapura - Jingru Quah
- Spanyol - Mónica Yanes
- Sri Lanka - Sasindi Nimhara Senanayake
- Tunisia - Wissal Snoussi
- Ukraina - Yanina Rybalko
- Venezuela - Juliett Iriarte
- Vietnam - oàn Th Hng Trang
- Zambia - Matilda August
Pemenang Kontes
Berikut daftar pemenang kontes Miss Eco
- 2015 Patricia Peklar dengan gelar Miss Eco dari Slovenia
- 2016 Natalia Carvajal Sanchez dengan gelar Miss Eco dari Kosta Rica
- 2017 Amber Lynn Bernachi meraih gelar Miss Eco Internasional dari Kanada
- 2018 Cynthia Thomalla meraih gelar Miss Eco Internasional dari Filipina
- 2019 Amy Tini Aziz, Miss Eco International dari Malaysia
Sementara itu, berikut prestasi Indonesia di Miss Eco International sejak tahun 2016-2020:
Baca Juga: Pemilihan Mrs World Sri Lanka Kacau, Mahkota Direbut saat Siaran Langsung
- Olvah Alhamid Top 10 Miss Eco Universe 2016
- Annisa Ananda Nusyirwan Top 10 Miss Eco International 2017
- Astira Vernadeina 1st runner up Miss Eco International 2018
- Ratu Vasti Annisa Top 10 Miss Eco International 2019
- Intan Wisni Permatasari Top 10 Miss Eco International 2020
Berikut hasil lengkap malam final Miss Eco International 2020.
- Miss Eco International 2020 : South Africa – Gizzelle Uys
- 1st runner up : Philippines – Kelly Day
- 2nd runner up : USA – Alexandria Kelly
- 3rd runner up : Venezuela – Stefania Rodriguez
- 4th runner up : Costa Rica – Kristel Ruiz
Itulah ulasan lengkap tentang Miss Eco International yang baru saja dihelat di Mesir.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Intan Wisni Permatasari, Finalis Kontes Kecantikan yang Viral
-
7 Daftar Kontes Kecantikan di Indonesia, Mana yang Paling Prestisius?
-
Baru Dipasang, Mahkota Pemenang Kontes Kecantikan Sri Lanka Dicopot Paksa
-
Pemilihan Mrs World Sri Lanka Kacau, Mahkota Direbut saat Siaran Langsung
-
Penampilan Miss Indonesia Ini Bikin Malu Warganet: Nggak Kuat Nontonnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol