Suara.com - Mark Sungkar saat ini tengah menjalani proses hukum terkait dugaan korupsi dana olahraga triathlon. Beberapa waktu lalu Mark sempat menjalani perawatan di RSPP usai dinyatakan positif Covid-19.
Kini telah sembuh, ayah Zaskia Sungkar itu menceritakan saat terpapar Covid-19 dan tak terkena matahari karena di dalam rutan.
"Satu bulan saya tidak melihat matahari, tidak kena matahari," ucap Mark di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (20/4/2021).
"Oh sudah (lengkap persyaratan tahanan kota), semua riwayat saya, rekam medis, usia saya, nggak masuk akal gitu saya ditahan (di rutan). Aneh gitu, bingung saya," imbuh Mark Sungkar.
Mark Sungkar pun menyinggung soal masa pemulihannya. Menurutnya, ia masih harus berjemur dan istirahat total untuk pemulihan psca Covid-19.
"Biasanya yang saya dengar satu bulan dua bulan itu istirahat total, berjemur, olahraga pagi, ini saya nggak bisa," ucap Mark Sungkar.
Lebih lanjut, Mark Sungkar mengatakan bahwa negara justru dirugikan dengan penahanannya. Sebab negara harus membayar biaya untuk penghidupan Mark di dalam rutan.
"Itu kan beban pemerintah, sebagian disubsidi pemerintah kan (biaya Covid-19). Kemudian menambah data orang-orang yang covid dan ini yang real kerugian negara sebenarnya, biaya pesantrenan (penjara) saya, makan saya," ucap mantan istri Fanny Bauty ini.
Baca Juga: Mark Sungkar Sedih Belum Bertemu Anak Zaskia Sungkar
Menimpali, kuasa hukum Mark Sungkar berharap status hukum kliennya bisa dikabulkan menjadi tahanan kota. Sebab, status terdakwanya saat ini dinilai tidak efektif karena kondisi fisiknya yang mudah sakit.
"Pak Mark ini harus diubah status penahanannya menjadi tahanan kota atau tahanan rumah. Karena seperti yang dikatakan tadi, kondisinya sangat tidak memungkinkan, tidak menunjang optimal sehingga proses hukum kerap ditunda," jelas kuasa hukum Mark, Fahri Bachmid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Nekat! Mobil MPV Angkut 12 Orang saat Lebaran, Bagasi Terbuka Ditutup Terpal
-
Bos OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia, Sosok di Balik Revolusi Industri Konten Dewasa
-
Dea Annisa Rela Tunda Nikah Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga dan Biayai Pendidikan Adik
-
Ramai THR Ameena dari Kris Dayanti dan Ashanty, Netizen Malah Pertanyakan Jatah dari Gen Halilintar
-
Selain Keluarga, Polisi Bakal Periksa Laki-Laki yang Bersama Cucu Mpok Nori Sebelum Tewas Dibunuh
-
Kronologi Chappell Roan Dilarang Manggung di Brasil, Berawal dari Tudingan Intimidasi Anak Jorginho
-
Drama Keluarga Tasyi Athasyia Vs Selvi Salavia Memanas: Kini Ribut Gara-Gara Foto Lebaran
-
Kabar Duka, Ibu Gilga Sahid Meninggal Dunia
-
Terkuak Sosok Fuad WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori: Ternyata Penjual Parfum
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu