Suara.com - Sudah jadi rahasia umum kalau Sandhy Sondoro sempat jadi pengamen jalanan di Jerman sebelum dikenal sebagai penyanyi profesional seperti sekarang ini.
Sandhy mau tak mau mengais rezeki di jalanan agar bisa bertahan hidup di negeri orang. Selain mengamen, dia yang saat itu berstatus mahasiswa juga mencari uang dengan menjadi loper koran.
"Iya jadi waktu kuliah dulu kerja macem-macem, buruh gitu. Sambil kuliah jualan koran apapun gue pernah kerjain," katanya di tayangan Brownies baru-baru ini.
Tapi sebelum jadi pengamen, musisi 47 tahun itu rupanya lebih dulu mengasah vokalnya dalam sebuah band di kampusnya. Sampai pada akhirnya Shandy Sandoro memutuskan turun ke jalan.
"Terus gabung sama band dari kampus juga di Jerman Selatan. Balik lagi ke Berlin lihat aja orang main, ngamen di subway. Ya akhirnya gue sendirian begitu (ngamen), kurang lebih 13 tahun," katanya.
Pada 2007, Sandhy mencoba keberuntungan dengan mengikuti ajang pencarian bakat.
"Ikut gara-gara di Jerman ada ajang pencarian bakat. Itu tahun 2007," katanya.
Sandhy Sondoro memulai karier bermusiknya di Indonesia pada 2008 usai meluncurkan album debutnya di Jerman.
Perjalanan kariernya di Tanah Air awalnya tak mulus. Materi lagu dalam album tersebut dinilai kelewat berat.
Baca Juga: Intip 5 Foto Kemesraan Sandhy Sondoro dan Pacar Bulenya, Romantis Banget!
Sandhy tak menyerah. Dia terus melangkah hingga akhirnya meraih kesuksesan dan popularitas di negeri sendiri.
Nama Sandhy Sondoro makin harum setelah dia jadi bagian Trio Lestari, grup musik yang juga dihuni mendiang Glenn Fredly dan Tompi.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
-
Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak
-
Ari Wibowo Dukung Abu Janda, Nama Shandy Sondoro hingga Anang Hermansyah Ikut Terseret
-
Gelar Intimate Concert, Sandhy Sondoro bakal Hadirkan Lagu Lawas Era 80-90'an
-
Abu Janda Sindir Aktivis Anti-Syiah yang Kini Dukung Iran, Reaksi Sandhy Sondoro Tuai Kecaman
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut
-
Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok