Suara.com - Penyanyi Britney Spears mengajukan konservatori atau pengawasan legal yang selama ini dilakukan sang ayah, Jamie Spears diakhiri. Sebab, mantan pacar Justin Timberlake itu merasa diperbudak alih-alih dilindungi.
Britney Spears menghadiri sidang virtual yang diadakan di Pengadilan Tinggi Los Angeles, Amerika Serikat. Diva pop dunia ini menuturkan 100.000 persen, ia berada dalam kontrol sang ayah dan ingin mengubah semua.
"Aku merasa trauma. Aku hanya ingin hidupku kembali,"ujar Britney Spears dalam sidangnya, Rabu (23/6/2021) waktu setempat, dikutip dari BBC.
"Aku ingin konservatori ini berakhir tanpa dievaluasi," tegasnya.
Sebagai informasi, Jamie Spears secara legal menjadi pengawas Britney Spears sejak 2008. Dimulai saat pelantun Toxic ini dilarikan ke rumah sakit lantaran kesehatan mentalnya tergangggu.
Britney Spears dipaksa mengonsumsi lithium, obat yang diberikan untuk penderita bipolar. Selain itu saat menjalani hubungan dengan kekasihnya dan punya anak, pelantun Baby One More Time ini disuruh menggunakan alat kontrasepsi.
"Konservatori ini merugikanku dibandingkan memberikanku kebaikan," ujar Britney Spears.
Britney Spears juga menduga ayahnya menikmati hak atas dirinya. Seperti yang terjadi pada 2019, saat ia gagal menjalani tes psikologi dan harus dilarikan ke rumah sakit.
"Aku menangis di telepon selama satu jam dan dia (Jamie Spears) menyukai setiap menitnya," ujar Britney Spears dikutip dari VOA.
Baca Juga: Tetap Profesional Meski Malu, Momen 6 Artis Alami Wardrobe Malfunction
Pengawasan terhadap Britney Spears bukan hanya kehidupan pribadi juga pekerjaan sang bintang.
"Aku berhak memiliki kehidupan. Aku telah bekerja sepanjang hidup dan layak mendapatkan istirahat selama dua atau tiga tahun," ujar penyanyi 39 tahun itu.
"Aku di sini bukan untuk menjadi budak siapapun," imbuhnya.
Tanggapan Jamie Spears
Jamie Spears yang diwakili pengacaranya, Vivian Thoreen mengatakan, "Dia bersedih melihat putrinya menderita dan sangat kesakitan".
"Jamie Spears mencintai putrinya dan sangat merindukannya," imbuh Vivian Thoreen.
Perwakilan Jamie Spears juga mengklaim telah melakukan pekerjaannya dengan baik dalam mengelola keuangan sang putri.
Berita Terkait
-
Britney Spears Ditangkap Polisi
-
Kondisi Terakhirnya Mengkhawatirkan, Britney Spears Hapus Akun Instagram
-
Diduga Depresi, Rumah Britney Spears Berantakan hingga Dipenuhi Kotoran Anjing
-
Belajar dari Britney Spears, Ini Bahaya Merokok di Pesawat Meski Pakai Private Jet
-
Britney Spears yang Punya Harta Rp 976 Miliar Bakal Jadi Gembel, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
6 Tips Memilih Warna Lipstik Sesuai Acara agar Penampilan Makin Menawan
-
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Semrawut yang Merusak Estetika Kota
-
Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
Ulasan Film Sajen Satu Suro: Teror Gaib Sesajen Pembawa Bencana dan Petaka!
-
Saham Teknologi Pimpin Rebound Wall Street, IHSG Bersiap Uji Resisten Kuat 6.300
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Tutup Rapat-rapat Taktik Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman Ingin Fans Penasaran
-
Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia