Suara.com - Anisa Bahar membagikan sebuah video milik penyintas Covid-19 yang mengaku hampir meninggal dunia setelah mengonsumsi obat Oseltamivir. Obat tersebut diberikan oleh dokter ketika wanita tersebut diisolasi di rumah sakit akibat Covid-19 beberapa waktu lalu.
"Ini obat saat aku diisolasi Covid, ya, lolos satu biji yang aku makan, hampir merenggut nyawaku. Namanya, hati-hati kalau menemukan obat ini, namanya Oseltamivir," tutur sang wanita dalam video, di mana ia menunjukkan obat tablet berwarna putih dan kuning.
Wanita yang tidak diketahui identitasnya itu mengaku mengalami efek samping seperti muntah dan kepala pusing hingga terasa sensasi berputar kurang dari satu menit setelah mengonsumsinya.
Sang wanita melanjutkan bahwa obat Oseltamivir merupakan obat buat khusus flu babi dan flu burung.
"Ini berbahaya, hati-hati kalau ada yang memberi obat ini. Ini sangat berbahaya banget. Di sini memang dikatakan bahwa obat ini untuk menghilangkan virus, menyembuhkan. Tapi ternyata obat ini sangat berbahaya," tandas sang wanita.
Dalam caption Anisa mengaku dirinya sempat mencari obat tersebut, namun ternyata sudah kosong di mana-mana.
Tetapi hal itu membuatnya bersyukur.
"Terima kasih infonya. Hati-hati teman-temanku semua," tulis wanita 44 tahun itu, menyarankan kepada orang-orang yang merasa 'meriang' atau flu biasa untuk tidak melakukan swab PCR.
"Kalo cuma meriang atau flue biasa aja gk usah sweb PCR kalau aq kyak jaman dulu aja deh kerokan atau pijit minum jamu istirahat yg cukup, minum vitamin makan yg banyak minum yg hangat hangat. Air jahe atau STMJ," pungkas Anisa.
Baca Juga: Sindir Lesti soal Kado Rp 500 Juta, Anisa Bahar Panik dan Salahkan Media
Baru-baru ini, lima organisasi profesi kedokteran (PDPI, PERKI, PAPDI, PERDATIN, dan IADI) telah merevisi Protokol Tata Laksana Covid-19. Mereka tidak lagi memasukkan Oseltamivir dan Azithromycin ke dalam standar perawatan pasien Covid-19.
Oseltamivir merupakan obat antivirus yang digunakan pada orang yang terinfeksi virus influenza A (misal flu burung) atau B.
Menurut Alodokter, obat ini dikonsumsi untuk mencegah flu pada pasien yang baru terpapar virus influenza.
Menurut pedoman yang baru direvisi tersebut, Oseltamivir dapat ditambahkan pada pasien terinfeksi virus corona dan diduga juga terinfeksi influenza dengan dosis 2 x 75 mg.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tolak Laporan 'Amplop' Bupati Kuansing, KPK Segera Panggil Menhut Raja Juli
-
Rilis Forever July, Sunmi Bandingkan Sensasi Jatuh Cinta bak Hujan Deras
-
Bukan Destinasi Wisata! Pesona Mematikan Gunung Anak Krakatau yang Terlarang Bagi Wisatawan
-
Lowongan Kerja BRI Terbaru Juli 2026 untuk Lulusan D3 dan S1, Ini Link Daftarnya
-
4 Rekomendasi Pelembap Wajah yang Tidak Lengket, Kulit Kenyal dan Terhidrasi
-
Mitsubishi New Xforce Resmi Meluncur, Pakai Hybrid Generasi Terbaru
-
Madura United Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo, Siap Perkuat Lini Belakang
-
Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Cepat Bertambah di Jakarta, Isi Daya Hanya 15 Menit
-
Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung
-
Mau Punya Rumah Murah? Intip Program BRI KPR Solusi dengan Harga di Bawah Pasar