Suara.com - Influencer Arief Muhammad tengah jadi sorotan usai berhasil menggelar lelang sebuha mobil milik korban pinjaman online hingga laku Rp 500 juta. Berikut fakta Arief Muhammad lelang mobil korban pinjol.
Lelang yang diadakan Arief Muhammad sukses mencuri perhatian warganet sebab, mobil tersebut sebelumnya rusak parah. Setelah diperbaiki, harganya melesat dari Rp 70 juta hingga dilelang ratusan juta.
Untuk lebih jelasnya, simak fakta Arief Muhammad lelang mobil korban pinjol hingga laku Rp 500 juta berikut ini.
1. Beli mobil milik korban pinjol karena kasihan
Arief Muhammad mengaku membeli mobil Nissan March keluaran 1997 itu lantaran kasihan. Ia tersentuh dengan si pemilik yang meminta tolong karena terjerat pinjol, kendati mobil itu rusak parah.
"Biasanya, DM tu tidak gue hiraukan karena terlalu banyak, tiap hari gue terima puluhan, tapi ini gue merasa dia tulus. Dia cerita sampai rumah tangganya berantakan gara-gara itu dan dia mau keluar," beber Arief lewat unggahan Instagramnya pada 14 Juli 2021.
2. Mobil direstorasi di bengkel
Mendapati mobil yang ia beli rusak parah. Pria dibalik sosok Poconggg itu lantas membawanya ke bengkel. Kendaraan itu pun disulap jadi lebih kinclong.
"Jajan buanyaaak banget, udah kayak ngerakit mobil baru," jelas Arief Muhammad.
Baca Juga: Rombak Mobil Followers yang Rusak Parah, Arief Muhammad Kucurkan Dana Rp 60 Juta
3. Putuskan untuk lakukan lelang atas saran dari warganet
Belakangan, Arief Muhammad memutuskan untuk melelang mobil korban pinjol tersebut. Hal ini ia lakukan setelah mendapatkan ribuan saran dari warganet.
"Setelah membaca masukan dari hampir 10 ribu comment, akhirnya gua dan tim memutuskan untuk menjual Nissan March yang sudan ganteng dan sehatt ini. Kebetulan sudah ada calon kuat bahan berikutnya. Lumayan bisa membantu prang sekaligis dapat konten seru lagi," ungkap Arief Muhammad di Instagram, Senin (19/7).
4. Lelang diikuti oleh para crazy rich
Mereka yang mengikuti lelang mobil korban pinjol ini rupanya bukan kaleng-kaleng, yakni para sultan dan crazy rich seperti Gilang Widay Pramana, Indra Kenz, hingga Mochamad Chandra Kurniawan. Tak heran, bid yang ditawarkan pun tak main-main.
Penawaran pertama datang dari Gilang Widya Pramana dengan Rp 150 juta. Lalu, ditimpali oleh Crazy Rich Mexa, Indra Kenz seharap Rp 188 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Review Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Apresiasi untuk Totalitas Luna Maya
-
Aldi Taher Bocorkan Line Up Pestapora 2026 Padahal Belum Resmi Diumumkan, Kici Ucup: Lah Dipost?
-
Ustaz Syam Terseret Dugaan Pelecehan, Arie Untung Ingatkan Jejak Digital
-
Di Depan Daniel Mananta, Ustaz Khalid Basalamah Tegas: Agama Itu Hanya Islam
-
Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis SAM, Syekh Ahmad Al-Misry Beri Respons Menohok
-
Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!
-
Apakah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Menikah? Ini Profil Lengkapnya
-
Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional
-
Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan
-
Review Film Pelangi di Mars: Visual Berkelas Karya Anak Bangsa, Meski Menyimpan Satu Teka-teki