Suara.com - Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia mengatakan KD atau Kartika Damayanti, terduga penghina anak pedangdut Ayu Ting Ting, Bilqis, merupakan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Singapura.
"Dia (Kartika) sudah tujuh tahun bekerja sebagai TKI di Singapura," kata Pandia dihubungi, Kamis (29/7/2021).
Karenanya, polisi bersama orangtua Ayu Ting Ting, Umi Kalsum dan Abdul Rozak, tak bisa menemui KD saat disantroni ke rumahnya di Balai Desa, Tondomulo, Kedungadem, Bojonegoro, Jawa Timur, baru-baru ini.
"Ini otomatis juga, sudah 7 tahun di Singapura," ujarnya.
Sementara, hingga saat ini, pihak Ayu Ting Ting belum membuat laporan di Polres Bojonegoro.
"Iya. Orangtuanya mungkin mau ke Bareskrim (Polri) mungkin," kata dia.
Sebelumnya, Umi Kalsum mengabarkan bahwa dia didampingi polisi datang ke rumah KD di Bojonegoro. Namun, mereka tak bisa menemui pelaku, melainkan orangtuanya saja.
Di Instagram, Umi Kalsum juga memajang foto KD. Bukan cuma itu, dia pun menyampaikan permohonan pada KBRI Singapura untuk memulangkan KD ke Tanah Air.
"@kbrisingapura mohon bantuannya, tidak ada orang tua yang terima anak cucunya dihujat sama manusia yang 1 ini. Semoga saya bisa membawa dia kembali ke Indonesia biar dia bisa pertanggung jawabkan atas segala perbuatannya sesuai hukum yang berlaku di Indonesia, aamin," tulis Umi Kalsum.
Baca Juga: Sambangi Rumah Haters, Orangtua Ayu Ting Ting Belum Bikin Laporan Polisi
Tag
Berita Terkait
-
Ayu Ting Ting Siap ke Busan untuk Nonton Konser BTS, Berharap Dipangku Membernya
-
Ayu Ting Ting Belum Daftar Haji, Mau Siapkan Mental dan Fisik Dulu
-
Makin Mesra, Kevin Gusnadi Ikut Jadi Panitia Kurban di Rumah Ayu Ting Ting
-
Ayu Ting Ting Akui Dekat dengan Kader Partai Nasdem, Keluarga Beri Lampu Hijau
-
Kurban Tiga Sapi, Ayu Ting Ting dan Keluarga Pakai Baju Seragam Kuning di Idul Adha Tahun Ini
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?