Suara.com - Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono telah ditetapkan sebagai tersangka oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) atas kasus dugaan tindak pidana garong uang rakyat (korupsi). Rupanya, belum lama ini kehidupan masa lalu Budhi Sarwono sebagai bandar narkoba pernah diulik Hotman Paris dalam acara Hotman Paris Show.
Dalam video tersebut, Hotman Paris mengulik kehidupan masa lalu Bupati Banjarnegara tersebut. Dalam keterangan videonya, dia mempertanyakan apakah betul lelaki yang pernah diwawancarainya ini sekarang ditangkap KPK.
"Apa benar Bupati ini ditangkap KPK? Video postingan lama sebelum pandemi," tulis Hotman Paris di keterangan video yang diungghanya, dikutip Minggu (5/9/2021).
Dalam talkshow tersebut, Hotman mengonfirmasi kabar bahwa Bupati tersebut adalah mantan preman. Hal itu pun dibenarkan Budhi Sarwono.
"Katanya dulu anda bekas preman? pencopet atau apa?" tanya Hotman Paris dikutip dari video singkat di Instagramnya.
"Iya dulu pak, dulu saya pernah jadi Kapolpil pak, Kepala Pengepul Pil, saya pedagang ekstasi dulu, saya bermain dari 93-98," jawab Budhi Sarwono.
Tak henti di situ, Hotman Paris pun mengulik kehidupan religius Budhi Sarwono. Pasca kehidupan kelamnya sebagai preman dan bandar narkoba, ia pun akhirnya bertaubat hingga memutuskan menjadi mualaf.
"Saya mualaf dari 98, saya tobat, saya mulai belajar ke agama dulu saya katolik," kata Budhi Sarwono.
Selain itu, Budhi Sarwono juga pernah mengalami mati suri selama enam jam. Hal itu terjadi karena ia belum bisa lepas dari masa lalunya di dunia gelap narkoba di 1998.
Baca Juga: Wing Cin Tersangka Korupsi, Wabup Banjarnegara: PNS Jangan Main-main dengan Proyek!
"Iya saya pernah mati suri, karena overdosis narkoba, kalau kata dokter saya sudah diikat," terangnya.
Diketahui, Budhi Sarwono adalah politikus Indonesia berketurunan Tionghoa yang menjabat sebagai Bupati Banjarnegara periode 2017 hingga 2021. Ia diduga menerima bonys miliaran rupiah atas berbagai proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Tak sendiri, Budhi Sarwono ditetapkan sebagai tersangka garong uang rakyat dengan pihak swasta Kedy Afandi (KA), terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara Tahun 2017-2018.
Berita Terkait
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Polemik Perjalanan Menteri PU Memanas, KPK: Sudah Tak Sesuai Peruntukan!
-
Pakai Masker dan Berjalan Cepat, Raja Juli Cuma Ucap 'Terima Kasih' Saat Ditanya Soal KPK
-
Bongkar Sikap Presiden, Habiburokhman: Kader Sendiri Ditangkap Pun Pak Prabowo Tak Intervensi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan